ANAK DARI KELUARGA GOLONGAN EKONOMI LEMAH BISA SAJA JADI SARJANA

ANAK DARI KELUARGA GOLONGAN EKONOMI LEMAH BISA SAJA JADI SARJANA[1]

 

Jakarta, Antara

Anak dari keluarga golongan ekonomi lemah yang benar2 pandai harus bisa pula menjadi sarjana.

Demikian a.l. pesan Presiden Soeharto pada waktu menerima laporan Sekretaris Yayasan Beasiswa Supersemar mengenai lulusan dan dilantiknya 33 orang sarjana pertanian IPB yang mendapat  beasiswa diantara sarjana2 pertanian lainnya.

Keterangan ini diberikan oleh Sekretaris yayasan tersebut Bardosono kepada “Antara”, Senin siang, di Bina Graha.

Dikatakan, Presiden Soeharto selalu ingat dan tidak melupakan asalnya sebagai anak dari keluarga golongan ekonomi lemah dan khususnya yang bergerak di bidang pertanian.

Permintaan sarjana2 baru yang dapat beasiswa Yayasan Supersemar untuk dapat menghadap Presiden Soeharto sebagai ketua Yayasan, secara spontan diterima dan Selasa siang para wakil sarjana2 baru pertanian itu diminta datang di Bina Graha bersama rektor, Menteri Pertanian, Direktur Jenderal Pertanian Tanaman Pangan dan anggota pengurus yayasan.

Menurut Bardosono, Presiden Soeharto merasa terhibur dengan lulusnya sarjana2 pertanian khususnya yang mendapat beasiswa Supersemar. (DTS)

Sumber: ANTARA (17/05/1976)

[1] Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari buku “Presiden RI Ke II Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita”, Buku IV (1976-1978), Jakarta: Antara Pustaka Utama, 2008, hal. 250.

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.