1991-04-07 Meninjau Integrated Farming, Presiden Soeharto: Kembangkan Sistem Hidroponik

Meninjau Integrated Farming, Presiden Soeharto: Kembangkan Sistem Hidroponik  [1]

 

MINGGU, 7 APRIL 1991 Presiden Soeharto hari ini meninjau proyek pertanian Pamulang Integrated Farming Saung Mirwan di Sukamanah, Cisarua, Bogor, yang menggunakan sistem hidroponik.

Sistem itu adalah cara menanam tumbuh-tumbuhan bukan pada lahan, melainkan pada media lain seperti pasir, kerikil, atau sekam padi yang telah dibakar.

Presiden mengatakan bahwa sistem hidroponik ini perlu disebarkan ke berbagai daerah.

Menurut Presiden, usaha ini bisa disebarkan kepada rakyat, khususnya bagi para pemuda yang sampai sekarang merasakan kekurangan lapangan kerja.

Hasilnya cukup menggembirakan apalagi kebutuhan kita terus bertambah, bahkan mungkin bisa diekspor.

Dalam hubungan ini, Kepala Negara mengatakan bahwa para pemuda ini dapat saja mengusahakan kredit bank untuk menanam berbagai tumbuhan.

Pada kesempatan itu Presiden mengakui bahwa sebagian besar kredit yang disalurkan dunia perbankan diberikan kepada pengusaha besar.

Namun hal ini tidaklah berarti bahwa pemerintah menganakemaskan para usahawan besar itu.

Menurut Presiden, baru-baru ini pemerintah mengeluarkan peraturan yang mewajibkan bank menyalurkan minimal 20% kreditnya kepada pengusaha kecil dan menengah.

Pinjaman itu disebut Kredit Usaha Kecil (KUK). (DTS)

[1] Dikutip dari buku “Jejak Langkah Pak Harto 21 Maret 1988 – 11 Maret 1993”, hal 415-416. Buku ini ditulis oleh Team Dokumentasi Presiden RI, Editor: Nazaruddin Sjamsuddin dan diterbitkan PT. Citra Kharisma Bunda Jakarta Tahun 2003

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.