1990-09-30 Peringati Maulud Nabi, Presiden Soeharto: Kenapa Kehidupan Kita Jauh dari Cita-Cita Agama?

Peringati Maulud Nabi, Presiden Soeharto: Kenapa Kehidupan Kita Jauh dari Cita-Cita Agama? [1]

 

MINGGU, 30 SEPTEMBER 1990 Malam ini Presiden dan Ibu Soeharto menghadiri acara peringatan Maulud Nabi Muhammad. SAW yang diadakan di Istana Negara. Memberikan kata sambutan pada acara tersebut, Presiden menyeran agar kita semua mencurahkan upaya yang lebih besar lagi dalam bidang pendidikan.

Sebab, pada akhirnya. peningkatan kualitas manusia tidak dapat dilepaskan dari kegiatan pendidikan. Dikatakannya bahwa kita semua menyadari bahwa kegiatan pendidikan di negeri kita masih jauh dari apa yang kita dambakan.

Masih terdapat banyak kekurangan dan kelemahan. Yang harus kita lakukan adalah berpikir keras dan bekerja keras untuk mengatasi kekurangan dan kelemahan yang ada.

Sebelumnya Presiden mengatakan bahwa peringatan hari-hari besar keagamaan seperti Maulud Nabi ini hendaknya mendorong kita untuk selalu mawas diri, bertanya pada diri kita sendiri, mengapa keadaan kita masih jauh dari kehidupan yang dicita-citakan oleh agama kita?

Mengapa terdapat jurang yang dalam dan lebar antata cita-cita dan realita? (DTS)

[1] Dikutip dari buku “Jejak Langkah Pak Harto 21 Maret 1988 – 11 Maret 1993”, hal 344. Buku ini ditulis oleh Team Dokumentasi Presiden RI, Editor: Nazaruddin Sjamsuddin dan diterbitkan PT. Citra Kharisma Bunda Jakarta Tahun 2003

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.