1990-04-09 Presiden Soeharto Menerima Wing Penerbang kelas I

Presiden Soeharto Menerima Wing Penerbang kelas I [1]

SENIN, 9 APRIL 1990 Bertempat di Bina Graha, pada jam 11.30 hari ini, Presiden Soeharto menerima Wing Penerbang Kelas I Kehormatan dari TNI-AU. Penyematan wing tersebut dilakukan oleh KSAU Marsekal Madya Siboen dalam rangka Hari Bhakti TNI-AU ke-44 yang jatuh pada hari ini. Wing yang merupakan tanda penghargaan tertinggi di lingkungan TNI-AU itu dianugerahkan kepada Presiden atas jasa-jasanya terhadap perjuangan para pejuang udara pada masa revolusi kemerdekaan dulu. Antara lain tercatat bahwa pada tahun 1945 Soeharto pernah memimpin serangan dan berhasil merebut Lapangan Terbang Maguo, Yogyakarta, dari tangan Jepang.

Presiden mengucapkan terima kasih atas pemberian wing tersebut, sekalipun ia sekarang tidak bisa menggunakannya lagi, karena telah purnawirawan. Namun demikian tanda penghargaan itu akan disimpan dan dirawatnya dengan baik. Pada kesempatan itu ia menceritakan kembali kisah bagaimana ia mengemudikan pesawat Cureng yang direbutnya dari Jepang dalam serangan tersebut. Dikatakannya bahwa pesawat itu hanya dapat berputar-putar saja di landasan, karena ia tidak dapat menerbangkan­nya. Akan tetapi ia kini merasa beruntung, sebab kalau pesawat itu sempat naik ke udara, ia mungkin tidak bisa turun lagi.  (DTS)

[1] Dikutip dari buku “Jejak Langkah Pak Harto 21 Maret 1988 – 11 Maret 1993”, hal 290. Buku ini ditulis oleh Team Dokumentasi Presiden RI, Editor: Nazaruddin Sjamsuddin dan diterbitkan PT. Citra Kharisma Bunda Jakarta Tahun 2003

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.