1990-04-04 Sidang Kabinet, Presiden Membebaskan Kredit Petani Jika 85% Puso oleh Serangan Hama

Sidang Kabinet, Presiden Membebaskan Kredit Petani Jika 85% Puso oleh Serangan Hama [1]

RABU, 4 APRIL 1990 Hari ini, dari jam 10.08 hingga jam 11.45, Presiden Soeharto memimpin sidang kabinet terbatas bidang Ekuin yang berlangsung di Bina Graha. Didalam sidang hari ini Kepala Negara memutuskan untuk membebaskan para petani dari kewajiban membayar kredit apabila sawah mereka mengalami puso lebih dari 85% sebagai akibat serangan hama sundep. Dalam kasus yang demikian, pembayaran kembali kredit itu diambil alih oleh pemerintab, sedangkan petani yang bersangkutan dapat mengambil kredit untuk masa tanam berikut.

Sementara itu para petani yang sawah mereka rusak sekitar 50-85% oleh pemerintan akan diberikan kesempatan untuk menjadwalkan kembali pembayaran kredit tersebut. Para petani yang sawahnya rusak 30-50% diberi kesempatan menjadwalkan pembayaran kreditnya selama dua kali musim tanam. Petani yang sawahnya hanya rusak ringan, diharuskan membayar kreditnya sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan.

Sementara itu, didalam sidang hari ini dilaporkan bahwa angka inflasi pada bulan Maret meneapai 0,39%. Dengan demikian, jika dihitung berdasarkan tabun anggaran, yaitu Maret 1989-Maret 1990, maka laju inflasi tercatat sebesar 5,48%, sedangkan dari sudut tahun takwim, dari Januari-Maret 1990, tingkat inflasi adalah 1,51 %.

Nilai ekspor selama bulan Januari 1990 dilaporkan mencapai US$I,92 miliar, yang terdiri dari ekspor migas sebesar US$848 juta dan non migas sebesar US$I,072 miliar. Jika dibandingkan dengan impor yang sebesar US$I,304 miliar, maka neraca perdagangan Indonesia pada bulan Januari mencatat surplus sebesar US$615 juta. Secara keseluruhan, jika dilihat selama 10 bulan dari tahun anggaran 1989/1990, maka nilai ekspor Indonesia mencapai US$19,015 miliar. (DTS)

[1] Dikutip dari buku “Jejak Langkah Pak Harto 21 Maret 1988 – 11 Maret 1993”, hal 289-290. Buku ini ditulis oleh Team Dokumentasi Presiden RI, Editor: Nazaruddin Sjamsuddin dan diterbitkan PT. Citra Kharisma Bunda Jakarta Tahun 2003

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.