1989-10-05 HUT ABRI, Presiden Soeharto: Stabilitas yang Kita Perlukan, Stabilitas Dinamis

HUT ABRI, Presiden Soeharto: Stabilitas yang Kita Perlukan, Stabilitas Dinamis [1]

KAMIS, 5 OKTOBER 1989 Presiden Soeharto hari ini bertindak sebagai Inspektur Upacara pada peringatan Hari ABRI ke-44 di Parkir Timur Senayan, Jakarta. Dalam amanatnya Kepala Negara antara lain mengatakan bahwa dalam melaksanakan tugas-tugas besar di masa yang akan datang, kita tetap memerlukan stabilitas. Namun dinamika masyarakat dengan prakarsa dan kreativitasnya perlu terus dikembangkan, agar kita memiliki tenaga yang besar untuk tinggal landas.

Dikatakannya bahwa pembangunan itu sendiri telah melahirkan kekuatan-kekuatan baru dan aspirasi-aspirasi baru. Ini juga harus disalurkan dan diserasikan agar menjadi kekuatan positif untuk pembangunan. Karena itu, demikian Presiden, stabilitas yang kita perlukan bukanlah stabilitas yang statis, melainkan stabilitas yang dinamis, yang sehat dan sesuai dengan tuntutan kemajuan pembangunan.

Kepala Negara mengungkapkan rasa syukurnya bahwa dalam memelihara keamanan dan stabilitas itu ABRI telah melaksanakan dengan sebaik-baiknya dengan tetap memberi peluang bagi dinamika dan kreativitas masyarakat. Di masa-masa yang akan datang, ABRI harus lebih mengembangkan lagi stabilitas yang sehat dan dinamis itu. (DTS)

[1] Dikutip dari buku “Jejak Langkah Pak Harto 21 Maret 1988 – 11 Maret 1993”, hal 218. Buku ini ditulis oleh Team Dokumentasi Presiden RI, Editor: Nazaruddin Sjamsuddin dan diterbitkan PT. Citra Kharisma Bunda Jakarta Tahun 2003

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.