1989-09-05 Presiden Soeharto Menyampaikan Pidato dalam KTT Non Blok

Presiden Soeharto Menyampaikan Pidato dalam KTT Non Blok [1]

 

SELASA, 5 SEPTEMBER 1989 Hari ini Presiden Soeharto menyampaikan pidatonya didepan sidang KTT Gerakan Non-Blok IX di Beograd. Karena terbatasnya waktu yang disediakan, maka Kepala Negara tidak membacakan seluruh pidatonya namun ia meminta agar teks pidatonya dicatat sebagai pidato resmi.

Dalam pidatonya, Kepala Negara mengatakan bahwa dalam menanggapi dan memberi sumbangan secara kreatif pada proses perubahan dan kecenderungan di dunia itu, kita harus senantiasa berpegang teguh pada prinsip-prinsip dasar dan tujuan pokok Gerakan Non-Blok seperti yang telah diwariskan oleh para pendiri Gerakan Non-Blok. Selain itu kita juga harus memiliki keberanian dan keluwesan sikap untuk mendekati, melalui dialog dan kerjasama yang lebih luas, negara-negara atau kelompok negara lainnya yang berpandangan sejalan dengan kita mengenai perkembangan baru yang sedang terjadi di dunia sekarang ini.

Diingatkan oleh Presiden bahwa dalam mengejar tujuan-tujuan gerakan kita, dalam konstelasi dunia yang telah berubah ini, agaknya tidak dapat dihindarkan pula penentuan suatu skala prioritas baru yang realistis, sebagai petunjuk yang luwes dan bukan sebagai ketentuan yang kaku bagi tindakan-tindakan kita. Menurut Presiden, dengan hubungan Utara-Selatan yang tetap mengandung ketidakadilan dan ketimpangan mencolok, dirasakan adanya keperluan mendesak agar gerakan kita kembali menempatkan masalah-masalah pembangunan dan hubungan ekonomi internasional pada urutan prioritas utama dalam agendanya. (DTS)

[1] Dikutip dari buku “Jejak Langkah Pak Harto 21 Maret 1988 – 11 Maret 1993”, hal 206-207. Buku ini ditulis oleh Team Dokumentasi Presiden RI, Editor: Nazaruddin Sjamsuddin dan diterbitkan PT. Citra Kharisma Bunda Jakarta Tahun 2003

 

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.