1989-08-08 Menerima Direktur Jenderal BATAN, Presiden Soeharto: Indonesia Memerlukan PLTN

Menerima Direktur Jenderal BATAN, Presiden Soeharto: Indonesia Memerlukan PLTN [1]

 

SELASA, 8 AGUSTUS 1989 Presiden Soeharto berpendapat bahwa Indonesia memerlukan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) sebagai sumber pembangkit tenaga listrik alternatif yang bisa diandalkan pada masa-masa mendatang. Demikian diungkapkan oleh Direktur Jenderal Batan, Djali Ahimsa, setelah menghadap Kepala Negara di Cendana pagi ini. Oleh sebab itu, demikian Ahimsa, Indonesia akan melanjutkan kembali penelitian yang terperinci atas kondisi geologis lahan yang dicadangkan untuk lokasi PLTN di kawasan Gunung Muria, Jawa Tengah, sebagai persiapan pembangunan PLTN pertama di Indonesia. (DTS)

[1] Dikutip dari buku “Jejak Langkah Pak Harto 21 Maret 1988 – 11 Maret 1993”, hal 194-195. Buku ini ditulis oleh Team Dokumentasi Presiden RI, Editor: Nazaruddin Sjamsuddin dan diterbitkan PT. Citra Kharisma Bunda Jakarta Tahun 2003

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.