1988-11-08 Presiden Soeharto Anugerahkan Gelar Pahlawan Nasional Kepada Pangeran Sambernyowo, Untung Sutopati dan Sultan Agung

Presiden Soeharto Anugerahkan Gelar Pahlawan Nasional Kepada Pangeran Sambernyowo, Untung Surapati  dan Sultan Agung[1]

 

SELASA, 8 NOVEMBER 1988 Di Istana Negara, pagi ini, Presiden Soeharto menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional dan Bintang Mahaputra Adipurna kepada almarhum Pangeran Sambernyowo atau KGPAA Mangkonegoro I. Penganugerahan ini karena jasa-jasanya dalam melawan penjajah Belanda secara terus menerus di Surakarta, Yogyakarta, sekitar Jawa Tengah, dan sekitar Jawa Timur. Gelar Kepahlawanan dan Bintang Mahaputra Adipurna diterimakan kepada ahli waris Almarhum, yaitu GRS Siti Nurul Kusumawardani dan KPH Suryosuyarso.

Pada acara yang sama, Kepala Negara juga menyerahkan plakat kepahlawanan kepada almarhum Untung Surapati, yang diterima Gubernur Jawa Timur Soelarso, dan kepada almarhum Sultan Agung Anyokrokusumo, yang diterima oleh Wakil Gubernur DI Yogyakarta Sri Paku Alam VIII. Penyerahan tanda-tanda penghargaan ini adalah dalam rangka peringatan Hari Pahlawan.(DTS)

[1] Dikutip dari buku “Jejak Langkah Pak Harto 21 Maret 1988 – 11 Maret 1993”, hal 89. Buku ini ditulis oleh Team Dokumentasi Presiden RI, Editor: Nazaruddin Sjamsuddin dan diterbitkan PT. Citra Kharisma Bunda Jakarta Tahun 2003

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.