1987-12-30 Sidang Paripurna Kabinet, Presiden Soeharto Tekankan Peningkatan Eskpor Non Migas Ke Eropa Timur dan RRC

Sidang Paripurna Kabinet, Presiden Soeharto Tekankan Peningkatan Eskpor Non Migas Ke Eropa Timur dan RRC

RABU, 30 DESEMBER 1987 Pagi ini Presiden Soeharto memimpin sidang paripurna kabinet yang berlangsung di Gedung Utama Sekretariat Negara. Didalam sidang ini Presiden memberikan berbagai petunjuk dan penjelasan mengenai RAPBN 1988/1989 dan lebih khusus lagi tentang pelaksanaan tahun terakhir Pelita IV. Mengenai pengeluaran pembangunan Presiden memberi petunjuk agar dana pembangunan digunakan untuk kegiatan yang sangat dipertajam prioritasnya. Dalam kaitan ini Kepala Negara menekankan perlunya perhatian yang lebih besar pada biaya pemeliharaan dan biaya operasi untuk proyek yang telah selesai dibangun, khususnya jalan, jembatan, bendungan, irigasi, jalan kereta api, pelabuhan udara serta telekomukasi dan listrik. Ditegaskannya bahwa pemeliharaan ini sangat penting, karena kalau tidak diperhatikan maka prasarana itu akan rusak dan tidak berfungsi lagi.
Pada kesempatan itu Kepala Negara juga menekankan tentang perlunya peningkatan ekspor non-migas ke Eropa Timur. Ia juga meminta perhatian agar hubungan dagang yang langsung antara Indonesia dan RRC dipacu terus. (AFR)

_______________________

Dikutip dari buku “Jejak Langkah Pak Harto 16 Maret 1983 – 11 Maret 1988”, hal 683-684. Buku ini ditulis oleh Team Dokumentasi Presiden RI, Editor: G. Dwipayana & Nazarudin Sjamsuddin dan diterbitkan PT. Citra Kharisma Bunda Jakarta Tahun 2003

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.