1987-12-23 Presiden Soeharto Buka Pekan Penghijauan Nasional dan Resmikan Sejumlah Proyek di Sulsel

Presiden Soeharto Buka Pekan Penghijauan Nasional dan Resmikan Sejumlah Proyek di Sulsel

RABU, 23 DESEMBER 1987 Siang ini Presiden dan Ibu Soeharto menghadiri upacara pembukaan Pekan Penghijauan Nasional ke-27 yang dipusatkan di Desa Lanna, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Seiring dengan itu Kepala Negara meresmikan Pabrik Gula Takalar, Pabrik Gula Caroming, Pabrik Pengolahan Kapas Bulukumba, dan bendungan/irigasi Luwu. Dalam rangka Pekan Penghijauan Nasional ini, Presiden menyerahkan bibit penghijau dan hadiah kepada enam pemenang penghijauan nasional dari berbagai daerah. Daerah-daerah yang menerima hadiah tersebut adalah Sulawesi Selatan, NTB, Jawa Timur, Jawa Tengah, Yogyakarta, dan Jawa Barat.
Dalam amanatnya, Presiden mengatakan bahwa dewasa ini masih terdapat sekitar satu juta petani yang berladang berpindah-pindah. Dikatakannya bahwa usaha tani yang dilakukan dengan cara tebang, tebas, dan pembakaran hutan ini, seringkali menyebabkan terjadinya kebakaran yang meluas dan sulit dipadamkan, sehingga mengakibatkan musnahnya jutaan meter kubik kayu, rusaknya hutan, terjadinya tanah gundul, dan seterusnya.
Dalam hubungan itu, Kepala Negara meminta perhatian pemegang HPH, para pengusaha perkayuan dan pengusaha hasil hutan lainnya, agar dengan sungguh-sungguh mernberi perhatian yang besar. Caranya antara lain dengan rnernberikan bantuan ternpat pernukirnan, membangun lahan usaha tani, memberikan bantuan bibit atau rnernberikan kesernpatan kerja dan berusaha kepada para peladang berpindah-pindah itu. Dengan begitu kebiasaan berladang secara berpindah-pindah dapat berubah rnenjadi usaha tani rnenetap, atau usaha lain yang lebih produktif. (AFR)

_______________________

Dikutip dari buku “Jejak Langkah Pak Harto 16 Maret 1983 – 11 Maret 1988”, hal 681-682. Buku ini ditulis oleh Team Dokumentasi Presiden RI, Editor: G. Dwipayana & Nazarudin Sjamsuddin dan diterbitkan PT. Citra Kharisma Bunda Jakarta Tahun 2003

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.