1987-08-10 Sidang Kabinet, Presiden Soeharto Perintahkan Mendagri Instruksikan Kepala Daerah Antisipasi Kekeringan

Sidang Kabinet, Presiden Soeharto Perintahkan Mendagri Instruksikan Kepala Daerah Antisipasi Kekeringan[1]

 

SENIN, 10 AGUSTUS 1987 Presiden Soeharto pagi ini memimpin sidang kabinet terbatas bidang Ekuin di Bina Graha. Didalam sidang Presiden Soeharto telah menginstruksikan kepada para pejabat pusat dan daerah agar terus mengamati berita tentang kekeringan, lebih-lebih dalam menghadapi musim tanam 1987/1988. Pengamatan itu diarahkan dalam usaha untuk memenuhi keperluan air minum dan pertanian.

Presiden juga memerintahkan Departemen Dalam Negeri agar memberi instruksi kepada seluruh bupati untuk memanfaatkan laporan tentang meteorologi dan geofisika dari Departemen Perhubungan. Dengan ramalan keadaan cuaca tersebut, maka dapat terus diikuti dan diketahui daerah-daerah mana yang akan kekeringan.

Untuk mengatasi kekeringan, Presiden menggariskan bahwa apabila perlu dapat diusahakan hujan buatan. Sehubungan dengan itu Departemen Pertanian dan BPPT mengadakan pengkajian mengenai hujan buatan di waduk-waduk Jatiluhur, Wonogiri, dan Sempor. Dilaporkan dalam kabinet hari ini, bahwa kekeringan yang diakibatkan oleh pengaruh El Nino itu telah melanda berbagai daerah, seperti Aceh, Sumatera Utara, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur. Pengaruh El Nino terhadap Indonesia terjadi setiap tiga atau tujuh tahun sekali. (AFR)

________________

[1] Dikutip dari buku “Jejak Langkah Pak Harto 16 Maret 1983 – 11 Maret 1988”, hal 634. Buku ini ditulis oleh Team Dokumentasi Presiden RI, Editor: G. Dwipayana & Nazarudin Sjamsuddin dan diterbitkan PT. Citra Kharisma Bunda Jakarta Tahun 2003

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.