1987-08-07 Presiden Soeharto Sayangkan Peristiwa Mekkah

Presiden Soeharto Sayangkan Peristiwa Mekkah[1]

 

JUM’ AT, 7 AGUSTUS 1987 Presiden Soeharto telah menerima berbagai laporan megenai Peristiwa Mekkah baik dari pihak Arab Saudi, Iran maupun dari KBRI di Riyad. Kepala Negara sangat menyayangkan terjadinya peristiwa berdarah itu, karena kejadian tersebut menunjukkan kepada dunia bahwa diantara ummat Islam tidak ada persatuan dan persahabatan.

Demikian diungkapkan oleh Menteri Luar Negeri Mochtar Kusuma­ atmadja di Departemen Luar Negeri hari ini. (AFR)

______________________

[1] Dikutip dari buku “Jejak Langkah Pak Harto 16 Maret 1983 – 11 Maret 1988”, hal 633-634. Buku ini ditulis oleh Team Dokumentasi Presiden RI, Editor: G. Dwipayana & Nazarudin Sjamsuddin dan diterbitkan PT. Citra Kharisma Bunda Jakarta Tahun 2003

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.