1987-05-07 Menghadap Presiden Soeharto, Ibrahim Hasan Laporkan Pembangunan Aceh

Menghadap Presiden Soeharto, Ibrahim Hasan Laporkan Pembangunan Aceh[1]

KAMIS, 7 MEI 1987 Gubemur/Kepala Daerah Istimewa Aceh, Prof Dr Ibrahim Hasan MBA, siang ini menghadap Presiden Soeharto di Bina Graha. Ia menghadap Kepala Negara untuk melapor tentang perkembangan keadaan dan pelaksanaan pembangunan setelah delapan bulan ia dilantik menjadi gubemur.

Dalam pertemuan itu, Presiden telah memberikan petunjuk mengenai pembangunan Aceh, khususnya menyangkut bidang pertanian. Antara lain Presiden menekankan perlunya Aceh mengembangkan komoditi pertanian seperti kelapa sawit, minyak nilam, pala, kopi, kemiri, kedelai dan tambak udang. Hal ini disarankan Kepala Negara, karena ia melihat bahwa Aceh mempunyai potensi besar bagi pengembangan komoditi tersebut.

Mengenai pembangunan dalam bidang sipirituil, Presiden berjanji untuk memberikan bantuan bagi pembangunan tempat-tempat ibadah di Aceh; bantuan yang akan diberikan itu berasal dari dana kerohanian kepresidenan atau dari YAMP. Dijanjikan pula oleh Presiden untuk menyalurkan sumbangan dari Yayasan Supersemar dan Yayasan Dharmais untuk membantu anak-anak yatim dan anak-anak terlantar. Selain itu, Kepala Negara juga menyarankan agar Gubernur dan Menteri Pekerjaan Umum membicarakan rencana pembangunan sarana komunikasi, seperti jembatan yang akan menggantikan fungsi rakit penyeberang kendaraan di sungai-sungai besar di pantai barat Aceh. (AFR)

_________________

[1] Dikutip dari buku “Jejak Langkah Pak Harto 16 Maret 1983 – 11 Maret 1988”, hal 604-605. Buku ini ditulis oleh Team Dokumentasi Presiden RI, Editor: G. Dwipayana & Nazarudin Sjamsuddin dan diterbitkan PT. Citra Kharisma Bunda Jakarta Tahun 2003

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.