1985-12-05 Menerima Peserta Lemhannas, Presiden Soeharto: Manajemen Nasional Harus Bersumber Pancasila dan UUD 1945

Menerima Peserta Lemhannas, Presiden Soeharto: Manajemen Nasional Harus Bersumber Pancasila dan UUD 1945

KAMIS, 5 DESEMBER 1985 Pukul 10.00 pagi ini Presiden Soeharto mengadakan pertemuan dengan para peserta Kursus Reguler Angkatan XVIII Lemhannas di Istana Merdeka. Kelima puluh sembilan peserta itu didampingi oleh Panglima ABRI, Jenderal LB Murdani dan pimpinan Lemhannas, antara lain Gubernur Mayjen. Soebijakto. Pada kesempatan itu kepada Presiden telah diserahkan hasil seminar para peserta kursus mengenai sistem ekspor komoditi non-migas.
Dalam amanatnya, Kepala Negara telah mengemukakan pendapatnya mengenai manajemen nasional. Dikatakannya bahwa pemikiran dan pelaksanaan manajemen nasional kita tidak bisa lain harus bersumber pada Pancasila dan UUD 1945. Dikatakannya bahwa sejak kita menegaskan kembali bahwa Pancasila adalah satu-satunya asas dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bemegara, maka tugas kita selanjutnya adalah memikirkan dan melaksanakan Pancasila dalam pelaksanaan operasional secara nyata. Karena itu pelaksanaan secara nyata secara operasional dari manajemen nasional harus secara nyata pula bersumber dan merupakan pelaksanaan dari Pancasila. Ditegaskan lebih jauh oleh Kepala Negara bahwa pemikiran, pengembangan, dan pelaksanaan manajemen nasional yang dikembangkan dari ideologi yang lain atau dari pandangan hidup yang lain, tidak pernah akan dapat mengantarkan bangsa kita pada tujuan masyarakat Pancasila. (AFR)

________________________

Dikutip dari buku “Jejak Langkah Pak Harto 16 Maret 1983 – 11 Maret 1988”, hal 394. Buku ini ditulis oleh Team Dokumentasi Presiden RI, Editor: G. Dwipayana & Nazarudin Sjamsuddin dan diterbitkan PT. Citra Kharisma Bunda Jakarta Tahun 2003

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.