1984-12-29 Sidang Kabinet, Presiden Soeharto Instruksikan Bekerja Sesuai Anggaran

Sidang Kabinet, Presiden Soeharto Instruksikan Bekerja Sesuai Anggaran

SABTU, 29 DESEMBER 1984 Selama tiga jam hari ini Presiden Soeharto memimpin sidang kabinet paripuma di gedung Sekretariat Negara. Selain Wakil Presiden Umar Wirahadikusumah dan para menteri Kabinet Pembangunan IV, sidang ini juga dihadiri oleh Ketua Bepeka M Jusuf, Ketua DPA M Panggabean, Ketua Mahkamah Agung Ali Said, Pangab Jenderal LB Murdani, Kepala Eakin, para Sekretaris Jenderal, Direktur Jenderal, Inspektur Jenderal, dan sejumlah pejabat tinggi pemerintahan lainnya.
Didalam sidang Presiden mengemukakan mengenai adanya perkembangan yang positif dalam pemantapan Pancasila sebagai satu- satunya asas bagi kekuatan sosial politik dan organisasi kemasyarakatan. Perkembangan positif lainnya adalah bahwa kekuatan sosial politik dan organisasi kemasyarakatan terus berkembang dalam rangka konsolidasi intern mereka masing-masing. Kepala Negara juga menilai positif dan konstruktif perkembangan pembahasan lima RUU di DPR yang menyangkut pengaturan kehidupan politik dan kenegaraan RI.
Pada kesempatan itu Presiden juga telah memberikan penjelasan mengenai RUU perpajakan yang baru, yang dipersiapkan dalam rangka kebutuhan pemerintah untuk meningkatkan pendapatan negara. Sementara itu kepada departemen dan instansi pemerintah diinstruksikan oleh Presiden agar bekerja sesuai dengan anggaran yang tersedia dan menggunakan anggaran itu sebaik-baiknya. Penjelasan ini diberikan Presiden sehubungan dengan pengajuan RAPBN 1985/1986 yang juga tetap berpegang teguh pada prinsip anggaran berimbang. (AFR)

_______________________

Dikutip dari buku “Jejak Langkah Pak Harto 16 Maret 1983 – 11 Maret 1988”, hal 250-251. Buku ini ditulis oleh Team Dokumentasi Presiden RI, Editor: G. Dwipayana & Nazarudin Sjamsuddin dan diterbitkan PT. Citra Kharisma Bunda Jakarta Tahun 2003

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.