1983-12-27 Menuju Singapura Bertemu PM Lee Kuan Yew, Presiden Soeharto: Indonesia Tidak Punya Ambisi Perluas Teritorial

Menuju Singapura Bertemu PM Lee Kuan Yew, Presiden Soeharto: Indonesia Tidak Punya Ambisi Perluas Teritorial

SELASA, 27 DESEMBER 1983 Pukul 13.00 siang ini, dengan menggunakan helikopter, Presiden Soeharto terbang ke Singapura untuk suatu kunjungan selama tiga jam. Di negara kota ini, Presiden melakukan pertemuan empat mata dengan PM Lee Kuan Yew. Dalam pertemuan tersebut, kepada PM Lee Kuan Yew, Presiden Soeharto antara lain telah menjelaskan tentang Ketetapan MPR mengenai Pancasila sebagai satu-satunya asas. Dikatakan oleh Kepala Negara bahwa Pancasila sebagai satu-satunya asas itu memberikan jaminan bahwa Indonesia tidak mempunyai ambisi untuk memperluas teritorialnya.
Presiden Soeharto dalam kesempatan itu menerangkan pula tentang perkembangan pembangunan di Pulau Batam, khususnya di bidang prasarana seperti jalan, listrik, air minum. Dalam hubungan ini Presiden Soeharto meminta kepada PM Lee Kuan Yew agar persetujuan kedua negara mengenai kerjasama pengembangan Pulau Batam dapat diisi lebih lanjut. (AFR)

_____________________

Dikutip dari buku “Jejak Langkah Pak Harto 16 Maret 1983 – 11 Maret 1988”, hal 94-95. Buku ini ditulis oleh Team Dokumentasi Presiden RI, Editor: G. Dwipayana & Nazarudin Sjamsuddin dan diterbitkan PT. Citra Kharisma Bunda Jakarta Tahun 2003

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.