1983-11-01 Resmikan Kilang Minyak Balikpapan, Presiden Soeharto: Ketergantungan Impor BBM Kita Makin Kecil

Resmikan Kilang Minyak Balikpapan, Presiden Soeharto: Ketergantungan Impor BBM Kita Makin Kecil

 

SELASA, 1 NOVEMBER 1983 Masih berada di Kalimantan Timur, Presiden Soeharto pagi ini meresmikan perluasan kilang bahan bakar minyak di Balikpapan. Berbeda dengan kilang-kilang lainnya, kilang BBM ini juga memiliki unit hydrocracker, yang untuk membangun dan mengoperasikannya memerlukan penguasaan teknologi tinggi. Disamping itu, perluasan kilang BBM ini juga dilakukan dengan memperhitungkan kelestarian lingkungan, sehingga limbahnya tidak akan merusak lingkungan di sekitarnya.
Dalam amanatnya, Kepala Negara mengatakan dengan telah selesainya perluasan kilang bahan bakar minyak di Cilacap dan di Balikpapan ini, maka ketergantungan kita akan impor bahan bakar minyak makin kita perkecil. Dan, insya Allah, dengan selesainya perluasan kilang bahan bakar minyak Dumai nanti, maka ketergantungan kita terhadap impor bahan bakar minyak akankita akhiri. Dengan berswasembada bahan bakarminyak, maka ketahanan ekonomi kita bertambah kukuh. Disamping itu, swasembada bahan bakar minyak yang merupakan sumber energi yang sangat penting dewasa ini, merupakan bagian dari usaha kita untuk meletakkan kerangka landasan pembangunan menuju tahap tinggal landas pembangunan nanti.(AFR)

___________________________

Dikutip dari buku “Jejak Langkah Pak Harto 16 Maret 1983 – 11 Maret 1988”, hal 73. Buku ini ditulis oleh Team Dokumentasi Presiden RI, Editor: G. Dwipayana & Nazarudin Sjamsuddin dan diterbitkan PT. Citra Kharisma Bunda Jakarta Tahun 2003

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.