1983-08-22 Buka Konferensi Teknologi Jalan Asia dan Australasia, Presiden Soeharto: Tanpa Jaringan Jalan Yang Baik, Urat Nadi Perekonomian Tersumbat

Buka Konferensi Teknologi Jalan Asia dan Australasia, Presiden Soeharto: Tanpa Jaringan Jalan Yang Baik, Urat Nadi Perekonomian Tersumbat[1]

SENIN, 22 AGUSTUS 1983 Presiden Soeharto pagi ini membuka konferensi ke-4 Perhimpunan Teknologi Jalan Asia dan Australasia (Road Engineering Association of Asia and Australasia) di Istana Negara. Di hadapan 350 peserta konferensi dan undangan lainnya, Kepala Negara dalam sambutannya mengatakan bahwa dalam melaksanakan pembangunan ekonomi, pengembangan di bidang perhubungan, khususnya pembangunan jalan, menduduki tempat yang penting. Sebab, meskipun Indonesia merupakan negara kepulauan, namun banyak diantara pulau-pulau tersebut merupakan pulau-pulau besar, disamping penyebaran penduduknya pun kurang merata.

Dikatakannya lebih jauh, Indonesia menyadari bahwa tanpa adanya jaringan jalan yang baik di pulau-pulau itu, maka urat nadi perekonomian nasional akan tersumbat dan penyebaran penduduk mengalami hambatan. Namun untuk membangun jaringan jalan-jalan raya yang baik dan banyak itu diperlukan modal yang besar, penguasaan teknologi yang memadai, dan tenaga ahli yang cukup. Oleh sebab itu Indonesia selalu mengusahakan pendayagunaan sumber daya seoptimal mungkin. Dengan cara itu, sumberdaya yang terbatas yang dimilikinya, Indonesia dapat memberikan pelayanan yang sebesar-besarnya kepada masyarakat dengan tetap memenuhi kriteria teknis sebaik-baiknya. Demikian Presiden. (AFR)

____________________

[1] Dikutip dari buku “Jejak Langkah Pak Harto 16 Maret 1983 – 11 Maret 1988”, hal 50. Buku ini ditulis oleh Team Dokumentasi Presiden RI, Editor: G. Dwipayana & Nazarudin Sjamsuddin dan diterbitkan PT. Citra Kharisma Bunda Jakarta Tahun 2003

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.