1983-05-01 Jamuan Makan Malam Untuk PM Nakasone, Presiden Soeharto: Dunia Tidak Seharusnya Buang-Buang Waktu Untuk Perlombaan Senjata

Jamuan Makan Malam Untuk PM Nakasone, Presiden Soeharto: Dunia Tidak Seharusnya Buang-Buang Waktu Untuk Perlombaan Senjata[1]

 

MINGGU, 1 MEI 1983 Presiden dan lbu Soeharto malam ini menyelenggarakan jamuan makan malam untuk menghormati kunjungan Perdana Menteri dan Nyonya Nakasone di Indonesia. Santap malarn kenegaraan yang berlangsung di lstana Negara mulai pukul 20.00 dan dihadiri juga oleh Wakil Presiden dan lbu Umar Wirahadikusumah serta para pembesar Indonesia lainnya ini dilanjutkan dengan acara kesenian.

Memberikan sambutan pada jamuan makan malam itu, Presiden Soeharto mengatakan bahwa dunia seharusnya memusatkan perhatian dan usahanya untuk menangani tantangan besar pembangunan bangsa-bangsa, dan tidak membuang-buang uang untuk perlombaan senjata yang dapat menghancurkan manusia dan peradabannya. Dikatakannya bahwa setiap bangsa berdaulat memang mempunyai hak sepenuhnya untuk mempertahankan diri dan menjaga kedaulatan serta kehormatannya. Namun; demikian dilanjutkan Kepala Negara, adalah sangat membahayakan perdamaian, jika kekuatan senjata itu telah melampaui keperluan untuk melindungi diri.

Selanjutnya dikatakan oleh Presiden bahwa adalah tugas mulia setiap negara di dunia dewasa ini untuk turut serta berusaha membangun tata dunia yang lebih menjamin keadilan, kedamaian dan kesejahteraan bagi semua bangsa, baik di lapangan politik maupun ekonomi. Ini adalah kepentingan semua bangsa dan negara, yang besar maupun yang kecil, yang sudah maju maupun yang sedang membangun. Ini merupakan tantangan yang harus diberi jawaban yang tepat, terutama oleh para negarawan dunia. Demikian ditegaskannya. (AFR)

__________________

[1] Dikutip langsung dari buku “Jejak Langkah Pak Harto 16 Maret 1983 – 11 Maret 1988”, hal 17-18. Buku ini ditulis oleh Team Dokumentasi Presiden RI, Editor: G. Dwipayana & Nazarudin Sjamsuddin dan diterbitkan PT. Citra Kharisma Bunda Jakarta Tahun 2003

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.