1982-12-15 Selain Bicarakan Hubungan Malaysia-Filipina, Presiden Soeharto-PM Mahathir Sepakat Kendalikan Produksi Minyak Bumi

Selain Bicarakan Hubungan Malaysia-Filipina, Presiden Soeharto-PM Mahathir Sepakat Kendalikan Produksi Minyak Bumi

KAMIS, 15 DESEMBER 1982 Masih berada di Kuala Lumpur, pagi ini Presiden Soeharto mengadakan pembicaraan babak kedua dengan PM Mahathir Mohamad. Sebelumnya, Kepala Negara telah menerima kunjungan Menteri Luar Negeri Malaysia, Tan Sri Gazali Shafiei. Setelah pembicaraan, Presiden dan rombongan siang ini terbang kembali ke tanah air.
Dalam penerbangan kembali ke Jakarta, Menteri/Sekretaris Negara Sudharmono menjelaskan bahwa diantara masalah yang dibahas dalam pembicaraan dua babak antara Presiden Soeharto dengan PM Mahathir adalah mengenai hubungan Malaysia-Filipina dewasa ini, disamping masalah penyelesaian konstitusi Malaysia. Topik utama pembicaraan adalah menyangkut hubungan dan kerjasama antara Indonesia dengan Malaysia.
Menyangkut masalah yang terakhir ini, kedua pemimpin sepakat untuk mengadakan koordinasi untuk mengendalikan produksi minyak bumi. Kedua kepala pemerintahan juga telah membicarakan usaha-usaha yang dapat ditempuh didalam mengkonsolidasikan organisasi Dewan Produsen dan Pengekspor Timah yang baru dibentuk.
Menteri Sudharmono menegaskan bahwa tidak ada perbedaan pandangan antara Indonesia dan Malaysia dalam bidang politik. Ditambahkannya bahwa kunjungan Presiden Soeharto kali ini ke Kuala Lumpur mempunyai bobot politik yang lebih baik daripada kunjungan sebelumnya. (AFR)

___________________

Dikutip dari buku “Jejak Langkah Pak Harto 16 Maret 1983 – 11 Maret 1988”, hal 89-90. Buku ini ditulis oleh Team Dokumentasi Presiden RI, Editor: G. Dwipayana & Nazarudin Sjamsuddin dan diterbitkan PT. Citra Kharisma Bunda Jakarta Tahun 2003

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.