1982-09-16 Menerima HNSI, Presiden Soeharto: Tidak Kalah Penting Adalah Kemauan Bangsa Untuk Bangkit Ubah Nasib

Menerima HNSI, Presiden Soeharto: Tidak Kalah Penting Adalah Kemauan Bangsa Untuk Bangkit Ubah Nasib

KAMIS, 16 SEPTEMBER 1982 Bertempat di Istana Negara, pada jam 10.00 pagi ini Presiden Soeharto menerima 150 orang peserta Sidang Majelis Pleno Organisasi HNSI. Kepada mereka, Kepala Negara mengingatkan bahwa tantangan dihadapan kita makin terasa berat, karena resesi ekonomi dunia belum ada tanda-tanda akan segera mereda. Diingatkannya bahwa kita memang tidak mempunyai pilihan lain. Kita tidak akan membiarkan diri diseret oleh keadaan dunia yang serba tidak menentu, kita tidak akan membiarkan diri ditimbuni oleh masalah-masalah sosial ekonomi yang baru. Sebaliknya, kita harus membulatkan tekad dan harus menguatkan kemauan sekeras baja untuk menundukkan tantangan tadi.
Selanjutnya dikatakannya bahwa pembangunan juga memerlukan kekayaan alam yang harus kita gali dan kita olah. Tetapi yang tidak kalah pentingnya adalah kemauan dan kesanggupan bangsa itu sendiri untuk bangkit mengubah nasibnya. Disinilah arti penting dan peranan besar yang kita harapkan dari organisasi seperti HNSI ini. Demikian Presiden. (AFR)

_____________________________

Dikutip dari buku “Jejak Langkah Pak Harto 29 Maret 1978 – 11 Maret 1983”, hal 590-591. Buku ini ditulis oleh Team Dokumentasi Presiden RI, Editor: G. Dwipayana & Nazarudin Sjamsuddin dan diterbitkan PT. Citra Kharisma Bunda Jakarta Tahun 2003

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.