1982-09-08 Presiden Soeharto-PM Lee Kuan Yew Bicarakan Resesi, Kerjasama Pengembangan Batam & Masalah Kamboja

Presiden Soeharto-PM Lee Kuan Yew Bicarakan Resesi, Kerjasama Pengembangan Batam & Masalah Kamboja

RABU, 8 SEPTEMBER 1982 Pukul 10.00 pagi ini, bertempat di Istana Merdeka, Presiden Soeharto mengadakan pembicaraan resmi dengan PM Lee Kuan Yew. Dalam pembicaraan yang berlangsung selama dua jam itu, kedua kepala pemerintahan telah mengadakan tukar menukar pikiran mengenai berbagai masalah dunia yang dihadapi oleh negara-negara ASEAN, seperti masalah resesi dunia. Menyangkut masalah resesi dunia itu, antara lain telah didiskusikan cara-cara ASEAN melaksanakan kerjasama dalam usaha untuk menerobos hambatan ekspor. Mengenai hubungan bilateral antara kedua negara, kedua pemimpin membahas kemungkinan peningkatan kerjasama di berbagai bidang, termasuk pengembangan Pulau Batam dah pariwisata.
Kedua pemimpin juga mengadakan peninjauan terhadap masalah Kamboja dan sikap ASEAN terhadapnya. Hasil tinjauan itu adalah bahwa ASEAN tetap berpegang teguh bahwa penyelesaian masalah Kamboja harus didasarkan pada resolusi PBB yang menghendaki penyelesaian politik dan penarikan mundur semua pasukan asing dari negeri itu. (AFR)

__________________________

Dikutip dari buku “Jejak Langkah Pak Harto 29 Maret 1978 – 11 Maret 1983”, hal 588-589. Buku ini ditulis oleh Team Dokumentasi Presiden RI, Editor: G. Dwipayana & Nazarudin Sjamsuddin dan diterbitkan PT. Citra Kharisma Bunda Jakarta Tahun 2003

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.