1982-05-24 Resmikan Gedung DPA, Presiden Soeharto: Pembangunan Politik Tidak Kita Abaikan

Resmikan Gedung DPA, Presiden Soeharto: Pembangunan Politik Tidak Kita Abaikan[1]

SENIN, 24 MEI 1982 Presiden dan Ibu Soeharto pagi ini meresmikan Gedung DPA dalam suatu upacara yang berlangsung di halaman depan gedung tersebut. Setelah Kepala Negara menyatakan bahwa gedung tersebut resmi digunakan, kemudian Ibu Tien Soeharto melakukan pengguntingan pita. Selanjutnya Presiden dan Ibu Soeharto beserta para undangan lainnya meninjau beberapa lantai dari bangunan utama Gedung DPA.

Dalam kata sambutannya, Kepala Negara mengatakan bahwa walaupun pembangunan ekonomi sebagai kunci untuk memajukan kesejahteraan rakyat mendapat prioritas kita yang besar, namun pembangunan politik sama sekali tidak kita abaikan. Dalam melaksanakan pembangunan politik itu, kita merasa bahagia, karena untuk ketiga kalinya dalam masa Orde Baru ini kita telah membuat karya nasional yang besar, yaitu melaksanakan pemilihan umum. Pelaksanaan pemilihan umum yang baru lalu telah menunjukkan bahwa kesadaran politik rakyat sangat tinggi.

Lebih jauh dikatakannya bahwa sejalan dengan usaha kita untuk terus meningkatkan kesadaran politik rakyat, kita juga terus berusaha agar kehidupan konstitusional kita bertambah mantap. Dalam rangka ini sangat penting artinya fungsi dan bekerjanya lembaga-lembaga tertinggi dan tinggi negara seperti yang dikehendaki oleh UUD. Semuanya itu jelas telah merupakan unsur yang penting dalam usaha kita untuk mengembangkan stabilitas nasional yang dinamis serta mengembangkan kehidupan berkonstitusi. Demikian antara lain dikatakan Kepala Negara. (AFR)

________________________

[1] Dikutip langsung dari buku “Jejak Langkah Pak Harto 29 Maret 1978 – 11 Maret 1983”, hal 541. Buku ini ditulis oleh Team Dokumentasi Presiden RI, Editor: G. Dwipayana & Nazarudin Sjamsuddin dan diterbitkan PT. Citra Kharisma Bunda Jakarta Tahun 2003

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.