1981-12-31 Sampaikan Pidato Akhir Tahun, Presiden Soeharto: Ekonomi Kita Semakin Stabil

Sampaikan Pidato Akhir Tahun, Presiden Soeharto: Ekonomi Kita Semakin Stabil

KAMIS, 31 DESEMBER 1981 Malam ini, melalui RRI dan TVRI, Presiden Soeharto menyampaikan pidato akhir tahun 1981 dan menyambut datangnya tahun 1982. Dalam pidatonya, Presiden memanjatkan rasa syukurnya kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena bangs a Indonesia telah dapat menyelesaikan tugas-tugas pembangunan dalam tahun 1981, dalam berbagai bidang. Dalam bidang sosial politik, dikatakan Presiden bahwa tampak jelas kegiatan masyarakat umumnya dan Partai Politik dan Golongan Karya khsususnya dalam mengadakan konsolidasi dan mempersiapkan diri untuk Pemilihan Umu 1982.
Dalam kaitan itu, dikatakannya bahwa meskipun ada peningkatan kegiatan politik yang kadang-kadang menghangat, dengan perasaan lega kita mengakhiri tahun 1981 dalam suasana tenang dan stabil dan dengan penuh harapan kita memasuki tahun baru 1982, dimana kita akan menyelenggarakan pemilihan umum. Sehubungan dengan itu, Presiden mengatakan bahwa Pemerintah bertekad untuk melaksanakan pemilihan umum itu secara Luber berdasarkan Undang-undang Pemilihan Umum dan peraturan-peraturan pelaksanaannya.
Menyangkut bidang ekonomi, Kepala Negara mengatakan bahwa keadaan ekonomi kita dalam tahun 1981 bukan saja masih dapat bertahan terhadap pengaruh buruk kemacetan ekonomi dunia, tetapi juga masih mampu meningkatkan berbagai produksi serta menyelesaikan berbagai proyek pembangunan.
Dikemukakannya lebih jauh bahwa stabilitas ekonomi kita lebih mantap dalam tahun ini, dan hal ini diperlihatkan oleh tingkat inflasi yang hanya mencapai 7,09%. Angka laju inflasi ini jauh lebih rendah dari angka-angka laju inflasi dalam beberapa tahuri terakhir ini. Kemantapan ini didukung pula oleh produksi beras yang dalam tahun ini mencapai diatas 22 juta ton.
Sekalipun perekonomian kita cukup menggembirakan, namun Kepala Negara mengisyaratkan agar kita tetap berjaga-jaga dan berusaha agar ekonomi kita makin memiliki daya tahan terhadap kemungkinan hantaman gejolak ekonomi dunia yang serba tidak menentu. Oleh karena itu, kata Presiden, tahun depan kita harus terus bekerja keras dan terus meningkatkan kewaspadaan. (AFR).

_____________________

Dikutip dari buku “Jejak Langkah Pak Harto 29 Maret 1978 – 11 Maret 1983”, hal 500-501. Buku ini ditulis oleh Team Dokumentasi Presiden RI, Editor: G. Dwipayana & Nazarudin Sjamsuddin dan diterbitkan PT. Citra Kharisma Bunda Jakarta, Tahun 2003.

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.