1981-03-23 Upacara Lulusan Akabri, Presiden Soeharto: Dwifungsi ABRI Jangan Dinilai dengan Ukuran Demokrasi Negara Lain

Upacara Lulusan Akabri, Presiden Soeharto:  Dwifungsi ABRI Jangan Dinilai dengan Ukuran Demokrasi Negara Lain [1]

 

SENIN, 23 MARET 1981, Pagi ini Presiden Soeharto bertindak sebagai Inspektur Upacara pada upacara Prasetya Perwira Remaja lulusan Akabri tahun 1981 di Lapangan Sapta Marga, Akabri Bagian Darat, Magelang. Perwira remaja yang dilantik hari ini berjumlah 336 orang.

Dalam amanatnya, Kepala Negara antara lain mengatakan bahwa pelaksanaan Dwifungsi ABRI tidak harus dipertentangkan dengan demokrasi dan jangan dinilai dengan ukuran demokrasi negara lain. Ia kembali mengingatkan bahwa peranan sosial politik ABRI haruslah dilihat dalam sejarah dan pertumbuhan bangsa Indonesia.

Khusus kepada perwira remaja dimintanya untuk terus siap siaga, melatih diri, mempertinggi pengetahuan dan keterampilan agar mampu memikul tanggung jawab dalam pembangunan ABRI. Dipesankan oleh Kepala Negara agar mereka menjaga diri baik-baik, sehingga dicintai rakyat. Diingatkannya bahwa kekuatan pokok ABRI justru terletak pada dukungan seluruh rakyat. (WNR)



[1] Dikutip langsung dari buku “Jejak Langkah Pak Harto 29 Maret 1978 – 11 Maret 1983”, hal 408. Buku ini ditulis oleh Team Dokumentasi Presiden RI, Editor: G. Dwipayana & Nazarudin Sjamsuddin dan diterbitkan PT. Citra Kharisma Bunda Jakarta Tahun 2003

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.