1980-09-29 Presiden Soeharto Resmikan Pengerukan Alur Pelayaran Baru Ambang Luar Sungai Batang Hari dan Masjid Agung Kota Jambi

Presiden Soeharto Resmikan Pengerukan Alur Pelayaran Baru Ambang Luar Sungai Batang Hari dan Masjid Agung Kota Jambi

SENIN, 29 SEPTEMBER 1980, Presiden dan Ibu Soeharto pagi ini tiba di Jambi dari Jakarta, dalam rangka peresmian proyek bantuan Presiden berupa pengerukan alur pelayaran baru Ambang Luar Sungai Batang Hari dan Masjid Agung kota Jambi.
Peresmian Proyek Pengerukan Ambang Luar Sungai Batang Hari berlangsung di Muara Sabak, sedangkan Masjid Agung Jambi diresmikan dalam suatu upacara di proyek Masjid Agung di kota Jambi.
Proyek pengerukan ambang luar sungai Batang Hari dibiayai dengan DIP khusus dari tahun 1978 sampai 1980. Dengan selesainya pengerukan ini, maka kapal yang berukuran sampai dengan 6.000 ton kini sudah dapat memasuki pelabuhan Muara Sabak kapan saja, tanpa harus menunggu air pasang. Pada hal sebelumnya alur tersebut hanya dapat dilayari oleh kapal-kapal dengan bobot mati sampai 1.000 ton saja.
Acara peresmian Masjid Agung Jambi siang ini ditandai dengan peletakan batu terakhir pembangunannya dan penandatangan prasasti oleh Presiden. Sementara itu, Ibu Tien melakukan pengguntingan pita.
Dalam amanatnya, Presiden Soeharto mengajak pemuka-pemuka masyarakat Islam untuk lebih memperhatikan pembinaan jamaah Muslimin. Dikatakannya bahwa kaum Muslimin di Indonesia ini sangat besar jumlahnya dan mengandung sifat majemuk, baik dalam cara memahami dan mengamalkan agamanya maupun dalam mewujudkan kehidupan sosial politiknya. Oleh karena itu, menurut Presiden, kaum Muslimin harus bersikap arif, sehingga perbedaan-perbedaan yang ada itu tidak menimbulkan pertikaian dan perpecahan. (WNR)

_____________________________

Dikutip dari buku “Jejak Langkah Pak Harto 29 Maret 1978 – 11 Maret 1983”, hal 338. Buku ini ditulis oleh Team Dokumentasi Presiden RI, Editor: G. Dwipayana & Nazarudin Sjamsuddin dan diterbitkan PT. Citra Kharisma Bunda Jakarta Tahun 2003

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.