1980-03-27 Presiden Soeharto Meninggalkan Kuantan Menuju Pekanbaru

Presiden Soeharto Meninggalkan Kuantan Menuju Pekanbaru[1]

KAMIS, 27 MARET 1980, Setelah mengadakan pertemuan konsultasi dengan Perdana Menteri Malaysia, di Kuantan, Malaysia, Presiden Soeharto siang ini langsung menuju Pekanbaru, Riau, untuk membuka Rapim ABRI 1980. Setibanya di Gedung Dang Merdu, tempat diselenggarakannya Rapim ABRI, Kepala Negara menerima laporan dari Menhankam/Pangab mengenai penyelenggaraan Rapim ABRI tahun ini.

Memberikan sambutan pada acara pembukaan Rapim itu, Presiden Soeharto mengatakan bahwa tugas dan tantangan nasional dewasa ini adalah menegakkan demokrasi politik dan demokrasi ekonomi berdasarkan Pancasila yang harus dilaksanakan dengan pembangunan di segala bidang dengan terencana, bertahap dan berkesinambungan. Selanjutnya dikatakan oleh Presiden bahwa ABRI sebagai suatu kekuatan sosial harus menggunakan cara-cara yang demokratis dan konstitusional seperti yang diwajibkan oleh Pancasila dan UUD 1945 itu sendiri, tidak dengan kekerasan atau paksaan, apalagi dengan menggunakan senjata. (WNR)



[1] Dikutip langsung dari buku “Jejak Langkah Pak Harto 29 Maret 1978 – 11 Maret 1983”, hal 279. Buku ini ditulis oleh Team Dokumentasi Presiden RI, Editor: G. Dwipayana & Nazarudin Sjamsuddin dan diterbitkan PT. Citra Kharisma Bunda Jakarta Tahun 2003

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.