1980-03-15 Presiden Soeharto Lepas Jenazah Bung Hatta

Presiden Soeharto Lepas Jenazah Bung Hatta[1]

SABTU, 15 MARET 1980, Pukul 13.05 siang ini Presiden Soeharto bertindak sebagai Inspektur Upacara pada pemberangkatan jenazah Bung Hatta dari kediaman almarhum. Dalam sambutannya, Kepala Negara antara lain mengatakan bahwa Bung Hatta merupakan putera Indonesia yang besar, proklamator, pejuang besar, dan patriot besar. Karena itu, atas nama seluruh bangsa Indonesia dan juga atas nama Pemerintah dan atas nama keluarganya, Presiden menyatakan belasungkawa yang sedalam-dalamnya. Dikatakannya bahwa tidak ada penghargaan yang lebih besar yang dapat diberikan kepada almarhum selain meneruskan perjuangannya. Oleh karena itu, kita yang sekarang ini masih hidup hanya dapat mengatakan :

“Bung Hatta yang kami cintai, percayalah bahwa cita-cita dan perjuangan Bung Hatta akan kami lanjutkan”. Demikian Presiden.

Kemudian Presiden menerima penyerahan jenazah Bung Hatta atas nama Pemerintah dan negara untuk dimakamkan dengan upacara kebesaran. Jenazah almarhum dimakamkan di pemakaman Tanah Kusir dalam upacara yang dipimpin oleh Wakil Presiden Adam Malik. (WNR)


[1] Dikutip langsung dari buku “Jejak Langkah Pak Harto 29 Maret 1978 – 11 Maret 1983”, hal 276. Buku ini ditulis oleh Team Dokumentasi Presiden RI, Editor: G. Dwipayana & Nazarudin Sjamsuddin dan diterbitkan PT. Citra Kharisma Bunda Jakarta Tahun 2003

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.