1979-05-05 Menerima Dubes Korsel Presiden Soeharto Tekankan Saling Menghormati Kedaulatan

Menerima Dubes Korsel Presiden Soeharto Tekankan Saling Menghormati Kedaulatan[1]

 

SABTU, 5 MEI 1979, Presiden Soeharto pukul 09.00 pagi ini, bertempat di Istana Merdeka, menerima surat kepercayaan Duta Besar Republik Korea, Young Hun Hahm. Menyambut pidato Duta Besar Hahm, Presiden mengatakan bahwa hubungan antara Indonesia dan Korea Selatan berlangsung dengan baik karena kedua negara sama-sama menginginkan berdiri tegak sebagai negara merdeka yang mampu memikul tanggungjawab penuh atas jalan dan masa depannya sendiri, saling menghormati kedaulatan, dan berkehendak membangun kerjasama yang saling bermanfaat.

Menurut Kepala Negara, asas-asas yang demikian akan menjadi kekuatan penting bagi keakraban dan persahabatan antara kedua negara di masa datang. Ia juga mengungkapkan keyakinannya bahwa apabila asas tersebut berkembang merata di seluruh dunia, maka perdamaian, kesejahteraan dan keadilan pasti tidak lagi hanya menjadi impian manusia. Dan, pengembangan asas-asas tersebut bertambah penting artinya, sebab dunia kita dewasa ini sedang penuh dengan berbagai kemungkinan yang mencemaskan. Demikian antara lain dikatakan Presiden Soeharto. (WNR)



[1] Dikutip langsung dari buku “Jejak Langkah Pak Harto 29 Maret 1978 – 11 Maret 1983”, hal 156. Buku ini ditulis oleh Team Dokumentasi Presiden RI, Editor: G. Dwipayana & Nazarudin Sjamsuddin dan diterbitkan PT. Citra Kharisma Bunda Jakarta Tahun 2003

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.