1979-03-26 Buka Seminar Hukum, Presiden Soeharto: Badan Peradilan Harus Dijaga Kewibawaanya

Buka Seminar Hukum, Presiden Soeharto: Badan Peradilan Harus Dijaga Kewibawaanya[1]

SENIN, 26 MARET 1979, Presiden Soeharto jam 09.00 pagi ini membuka Seminar Hukum Nasional ke-4. Dalam acara pembukaan yang berlangsung di Istana Negara itu, Presiden mengamanatkan bahwa sementara kita memikirkan dan merancang pembangunan hukum untuk masa datang, sekarang juga hukum harus tetap terasa kewibawaan dan manfaatnya bagi masyarakat. Dalam hubungan ini, demikian ditegaskannya, usaha pemerataan kesempatan memperoleh keadilan dan perlindungan hukum yang mengayomi masyarakat harus mendapat prioritas untuk dapat diwujudkan.

Untuk itu usaha menyempurnakan badan penegak hukum harus kita lanjutkan, agar kemampuan serta kewibawaan aparat penegak hukum dapat terus dibina dan ditingkatkan. Yang juga tidak kalah pentingnya adalah penyelenggaraan bantuan hukum dan segala usaha untuk meningkatkan kesadaran hukum masyarakat, agar supaya kesempatan memperoleh keadilan bagi masyarakat seluas-luasnya dapat dilakasanakan.

Selanjutnya dikatakan pula oleh Kepala Negara bahwa badan-badan peradilan harus kita jaga martabat dan keagungannya, sebab disinilah puncak dari segala harapan masyarakat untuk memperoleh keadilan dan kepastian hukum. Demikian antara lain dikatakan Presiden. (WNR)



[1] Dikutip langsung dari buku “Jejak Langkah Pak Harto 29 Maret 1978 – 11 Maret 1983”, hal 141. Buku ini ditulis oleh Team Dokumentasi Presiden RI, Editor: G. Dwipayana & Nazarudin Sjamsuddin dan diterbitkan PT. Citra Kharisma Bunda Jakarta Tahun 2003

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.