1979-03-06 Presiden Soeharto Ajak Husein Onn Kunjungi Kerajinan Perak

Presiden Soeharto Ajak Husein Onn Kunjungi Kerajinan Perak[1]

 SELASA, 6 MARET 1979, Hari terakhir di Yogyakarta, pagi ini Presiden Soeharto mengajak PM Husein Onn melihat-lihat sebuah industri kerajinan perak. Kepada pemiliknya yang mengeluh akan kesulitan bahan baku perak, Presiden menganjurkan para pengrajin untuk membentuk koperasi yang mengatur pembelian dan penyediaan bahan baku.

Ketika kedua pemimpin itu hendak mengakhiri kunjungan mereka, pemilik kerajinan perak itu menyampaikan cenderamata kepada mereka.

Sebelum mengakhiri kunjungan tidak resminya di Indonesia, siang ini PM Husein Onn mengadakan konferensi pers di Gedung Negara. Ia antara lain mengungkapkan bahwa negerinya mendukung tawaran Indonesia untuk menyediakan sebuah pulau guna dijadikan pusat processing bagi pengungsi Vietnam yang kini membanjiri Asia Tenggara. Lebih jauh dikatakannya bahwa Malaysia dan Indonesia akan mengambil inisiatif untuk mengetahui sikap para pihak yang terlibat dalam sengketa Indocina terhadap inisiatif ASEAN tentang masalah Indocina.

Pukul 14.00 siang ini PM Husein Onn meninggalkan Yogyakarta untuk kembali ke negerinya. Di Lanuma Adisucipto ia dilepas oleh Presiden Soeharto, Sultan Hamengku Buwono IX dan pejabat-pejabat sipil dan militer setempat. Sepuluh menit kemudian, Presiden Soeharto terbang kembali ke Jakarta. (WNR)



[1] Dikutip langsung dari buku “Jejak Langkah Pak Harto 29 Maret 1978 – 11 Maret 1983”, hal 135. Buku ini ditulis oleh Team Dokumentasi Presiden RI, Editor: G. Dwipayana & Nazarudin Sjamsuddin dan diterbitkan PT. Citra Kharisma Bunda Jakarta Tahun 2003

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.