1979-01-20 Menerima Surat Kepercayaan Dubes Malaysia, Presiden Soeharto Tekankan Pentingnya ASEAN

Menerima Surat Kepercayaan Dubes Malaysia, Presiden Soeharto Tekankan Pentingnya ASEAN [1]

SABTU, 20 JANUARI 1979 Bertempat di Istana Merdeka, pukul 10.00 pagi ini Presiden Soeharto menerima surat kepercayaan Duta Besar Kerajaan Malaysia, Tan Sri Dato’ Mahmood bin Muhamad Yunus. Membalas pidato Duta Besar Tan Sri Dato’ Mahmood, Kepala Negara mengatakan bahwa persaudaraan, saling percaya, kerjasama dan bantu membantu selama ini antara Malaysia dan Indonesia tidak saja bermanfaat bagi kemajuan dan rasa damai antara kedua bangsa kita, melainkan jelas ikut memberi sumbangan pada stabilitas dan ketenangan di wilayah kita bersama. Kita bersyukur, pada saat yang tepat, lebih dari satu dasawarsa yang lalu, bersama-sama dengan Filipina, Singapura dan Thailand, kita telah membentuk ASEAN.

Selanjutnya dikatakan oleh Presiden bahwa diantara kita kadang-­kadang ingin agar ASEAN lebih banyak lagi menghasilkan kerjasama yang lebih nyata, terutama dalam proyek-proyek ekonomi. Dikatakannya bahwa ia dapat sepenuhnya hasrat itu, justru karena pembangunan ekonomi ini merupakan salah satu masalah penting bagi kemajuan dan kesejahteraan negara-negara anggota ASEAN. Namun, demikian Kepala Negara, ada arti lain yang tidak kalah pentingnya dari adanya ASEAN itu. Arti penting itu ialah kesetiakawanan dan tekad bersatu yang telah tumbuh sejak lahirnya perhimpunan kita itu sampai sekarang. Perkembangan di masa datang banyak memberi tanda-tanda bahwa kesetiakawanan dan persatuan itu akan semakin kuat. Demikian antara lain dikatakan Presiden Soeharto. (AFR)

_____________________

[1] Dikutip langsung dari buku “Jejak Langkah Pak Harto 29 Maret 1978 – 11 Maret 1983”, hal 114-115. Buku ini ditulis oleh Team Dokumentasi Presiden RI, Editor: G. Dwipayana & Nazarudin Sjamsuddin dan diterbitkan PT. Citra Kharisma Bunda Jakarta Tahun 2003

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.