1978-12-19 Presiden Soeharto: Tanpa Idealisme Kerakyatan, Cita-Cita Perjuangan Bangsa Terlupakan

Presiden Soeharto: Tanpa Idealisme Kerakyatan, Cita-Cita Perjuangan Bangsa Terlupakan [1]

 

SELASA, 19 DESEMBER 1978 Musyawarah Nasional ke-4 Legiun Veteran RI pagi ini dibuka Presiden Soeharto di Gedung Granada, Jakarta. Dalam amanatnya Kepala Negara mengatakan bahwa kemerdekaan nasional yang telah kita capai dengan perjuangan berat itu adalah prasyarat bagi pembangunan kehidupan bersama yang kita cita-citakan. Karena itu tugas sejarah yang masih menunggu kita adalah melaksanakan pembangunan untuk memberi isi kepada kemerdekaan.

Lebih jauh Presiden mengatakan bahwa tanpa didasari oleh idealisme kerakyatan, tidak mustahil kita akan terjerumus pada sikap ingin cepat menikmati hasil-hasil pembangunan untuk kepentingan diri sendiri dan melupakan cita-cita perjuangan bangsa. Dalam hubungan ini Kepala Negara mengajak Keluarga Besar Veteran RI untuk ikut mempelopori pelaksanaan Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila (P4) yang ingin menyalakan tekad luhur kita masing-masing untuk mampu mengendalikan diri dan kepentingan kita agar dapat melaksanakan kewajiban sebagai warga negara dan warga masyarakat. Ditegaskannya bahwa kemampuan mengendalikan diri adalah unsur utama untuk keberhasilan pembangunan bangsa kita. (WNR).



[1] Dikutip langsung dari buku “Jejak Langkah Pak Harto 29 Maret 1978 – 11 Maret 1983”, hal 96. Buku ini ditulis oleh Team Dokumentasi Presiden RI, Editor: G. Dwipayana & Nazarudin Sjamsuddin dan diterbitkan PT. Citra Kharisma Bunda Jakarta Tahun 2003

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.