1978-06-13 Saksikan Pentas Karya Panca Warsa HKTI, Presiden Soeharto: HKTI Harus Tahu Persoalan-Persoalan Pokok Pembangunan

Saksikan Pentas Karya Panca Warsa HKTI, Presiden Soeharto: HKTI Harus Tahu Persoalan-Persoalan Pokok Pembangunan[1]

SELASA, 13 JUNI 1978 Selama dua jam, dari jam 09.00 hingga jam 11.00, Presiden dan Ibu Soeharto hari ini menyaksikan Pentas Karya Panca Warsa HKTI yang diadakan di Desa Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, dalam rangka ulang tahun ke-5 organisasi petani itu. Dalam kata sambutannya Kepala Negara mengatakan bahwa HKTI sebagai organisasi profesi harus mampu menjalankan fungsinya sebagai wahana seluruh potensi kaum tani untuk menyatukan sikap, tekad dan gerak dalam meningkatkan harkat dan martabat hidupnya melalui pertanian.

Selanjutnya dikatakan oleh Presiden bahwa HKTI harus pula mampu menjadi sarana penyalur aspirasi, pendukung dan partisipasi dari kaum tani dalam pembangunan nasional. Untuk itu HKTI harus mengetahui dan mengerti persoalan-persoalan pokok pembangunan: bagaimana sifat pembangunan nasional, kearah mana pembangunan ini akan bergerak, apa saja yang harus kita kerjakan dan apa yang ingin kita capai. Demikian Presiden Soeharto.

Selesai memberikan amanat, Presiden dan Ibu Soeharto meninjau stand dan kegiatan-kegiatan desa pertanian yang ditampilkan dalam Pentas Karya. (AFR)



[1] Dikutip dari buku “Jejak Langkah Pak Harto 29 Maret 1978 – 11 Maret 1983”, hal 32. Buku ini ditulis oleh Team Dokumentasi Presiden RI, Editor: G. Dwipayana & Nazarudin Sjamsuddin dan diterbitkan PT. Citra Kharisma Bunda Jakarta Tahun 2003

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.