1978-01-26 Presiden Soeharto Menerima Janda dan Yatim Korban Operasi Trikora, Dwikora, Kogasgab Seroja

Presiden Soeharto Menerima Janda dan Yatim Korban Operasi Trikora, Dwikora, Kogasgab Seroja[1]

 

KAMIS, 26 JANUARI 1978 Presiden Soeharto ketika menerima para janda dan anak-anak yatim korban operasi Trikora, Dwikora dan Kogasgab Seroja hari ini mengatakan bahwa ia memimpin beberapa yayasan yang bergerak untuk kepentingan sosial. Tetapi bukan baiknya yang dikemukakan orang, malah ia dan Ibu Tien dituduh berusaha memperkaya diri dengan jalan korupsi. Menurutnya hal itu merupakan risiko yang harus dihadapi tiap orang yang bergerak dalam lapangan sosial. Dikatakannya bahwa isu-isu yang ditujukan kepadanya dan keluarganya itu tidak mendapat perhatian darinya. Itu merupakan resiko dari suatu cita-cita luhur.

Disamping itu, Presiden Soeharto menjelaskan bahwa untuk mengembalikan Irian Barat, Pemerintah pada bulan Februari 1962 membentuk Komando Mandala dipimpin Mayjen. Soeharto. Semua kebutuhan pasukan dibentuk. Dari pasukan yang tidak siap dibentuk menjadi satu kesatuan tugas yang siap tempur. Setelah semua kesatuan terbentuk diadakan penyusupan melalui laut dan udara, dan ternyata usaha itu berhasil dengan baik dan menunjang operasi selanjutnya. Karena pengorbanan mereka itulah maka Irian Barat dapat kembali ke pangkuan RI. Mereka benar-benar tewas karena peluru musuh bukan karena penerjunan. Ia sendiri selalu ikut mengantarkan mereka terjun. Setelah Operasi Mandala selesai, Presiden Soeharto merasa tidak dapat melepaskan tanggungjawabnya kepada janda dan anak yatim bekas anak buahnya, lalu diusahakan membentuk sebuah yayasan. (AFR)

_____________________________

[1] Dikutip dari buku “Jejak Langkah Pak Harto 27 Maret 1973-23 Maret 1978”, hal 589. Buku ini ditulis oleh Team Dokumentasi Presiden RI, Editor: G. Dwipayana & Nazarudin Sjamsuddin dan diterbitkan PT. Citra Kharisma Bunda Jakarta, Tahun 2003.

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.