1977-09-03 Presiden Soeharto Menerima Duta Besar Jerman dan Anak Yatim Timor Timur

Presiden Soeharto Menerima Duta Besar Jerman dan Anak Yatim Timor Timur[1]

 

SABTU, 3 SEPTEMBER 1977 Presiden Soehato pagi ini menerima surat kepercayaan Duta Besar Republik Federasi Jerman yang baru Guenther Schoedel, di lstana Merdeka. Dalam pidato balasannya Presiden mengungkapkan keyakinannya bahwa saling pengertian dan kerjasama yang erat antara MEE dan ASEAN pasti memberikan sumbangan kearah kelancaran dialog Utara-Selatan. Berhasilnya dialog ini akan dapat mempersempit jurang pemisah antara negara-negara maju dan negara-­negara sedang membangun, yang apabila tidak segera kita jembatani dapat merupakan benih bagi ketidaktenteraman dunia.

Presiden dan Ibu Soeharto siang ini menerima kunjungan 20 orang anak yatim piatu dari Timor Timur, yang diantar oleh Gubemur Timor Timur Arnaldo dos Reis Araujo. Menurut keterangan, kedua puluh anak yatim piatu itu akan ditampung di panti asuhan Santo Thomas, Ungaran, Jawa Tengah; dengan mendapat bantuan dari Yayasan Dharmais yang dipimpin Presiden Soeharto. Dalam pertemuan itu, Presiden berpesan agar mereka belajar baik-baik, dan menganggap panti asuhan Santo Thomas sebagai orang tua mereka sendiri. (AFR).



[1] Dikutip dari buku “Jejak Langkah Pak Harto 27 Maret 1973-23 Maret 1978”, hal 533-534. Buku ini ditulis oleh Team Dokumentasi Presiden RI, Editor: G. Dwipayana & Nazarudin Sjamsuddin dan diterbitkan PT. Citra Kharisma Bunda Jakarta, Tahun 2003.

 

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.