1977-06-09 Pemerintah Sediakan Kredit Pupuk Untuk Petani Tidak Mampu

Pemerintah Sediakan Kredit Pupuk Untuk Petani Tidak Mampu[1]

KAMIS, 9 JUNI 1977 Pemerintah dalam tahun anggaran ini akan menyediakan kredit pupuk untuk membantu para petani yang tidak mampu menutupi kebutuhan pupuk yang diperlukan dalam rangka intensifikasi pertanian. Presiden Soeharto menjelaskan hal itu dalam peninjauannya di Sukamandi, dengan didampingi Menteri Ekuin/Ketua Bappenas Widjojo Nitisastro, Menteri Pertanian Thojib Hadiwidjaja, Menteri Sekretaris/ Negara Sudharmono, dan Gubernur Jawa Barat Aang Kunaefi. Ia menyebutkan bahwa penggunaan pupuk yang tidak sesuai dengan dosisnya merupakan salah satu sebab tidak tercapainya sasaran produksi padi yang telah ditetapkan.

Presiden juga meminta Perum Sang Hiang Seri untuk membantu Direktorat Penyiapan Tanah Departemen PUTL didalam menyiapkan tanah bagi para transmigran. Disamping itu juga diminta  untuk  menyediakan bibit padi “gogo sagi” yang telah pernah dikembangkan di proyek tersebut dengan  hasil  empat ton.

Dalam peninjauan itu Kepala Negara seringkali duduk berjongkok mengamati keadaan tanah dan bibit yang baru tumbuh. Ia juga naik mesin menuai padi. Ketika melihat butir-butir padi yang jatuh, Presiden segera berjongkok dan mengais-ngais onggokan jerami untuk mencari butir-butir padi  tersebut.

Di tiga kabupaten pulau Sumbawa hingga bulan Juni ini tercatat sebanyak 533 petani ternak yang mengontrak pemeliharaan sapi bantuan Presiden Soeharto, demikian diungkapkan Kepala Dinas Peternakan Nusa Tenggara Barat di Ampenan baru-baru ini. Jumlah sapi itu menurut laporan terakhir  telah  berkembang  biak  dari  1.326 ekor menjadi  1.659 ekor. (AFR)



[1] Dikutip dari buku “Jejak Langkah Pak Harto 27 Maret 1973-23 Maret 1978”, hal 500-501. Buku ini ditulis oleh Team Dokumentasi Presiden RI, Editor: G. Dwipayana & Nazarudin Sjamsuddin dan diterbitkan PT. Citra Kharisma Bunda Jakarta, Tahun 2003.

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.