1977-06-02 Serukan persatuan, Presiden Soeharto Sampaikan Belasungkawa Pada Keluarga Korban Ekses Pemilu

Serukan persatuan, Presiden Soeharto Sampaikan Belasungkawa Pada Keluarga Korban Ekses Pemilu[1]

KAMIS, 2 JUNI 1977 Presiden Soeharto menyerukan agar jangan ada lagi pihak-pihak yang secara sadar atau tidak sadar, langsung atau tidak langsung, mengecilkan arti hasil pemilihan umum 1977, yang telah dilaksanakan dengan tertib,aman dan lancar, sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Mengecilkan hasil pemilihan umum yang demikian itu sama saja dengan meragukan pilihan rakyat yang berdaulat dan merendahkan martabat rakyat. Ini bukan sifat yang demokratis, demikian kata Presiden dalam pidatonya melalui TVRI dan RRI malam ini.

Presiden juga menyatakan rasa belasungkawa yang dalam kepada keluarga yang ditinggalkan oleh mereka yang telah tewas sebagai akibat dari ekses-ekses dalam kampanye pemilihan umum. Kepala Negara menegaskan bahwa pelanggaran-pelanggaran terhadap aturan permainan pemilihan umum akan diatasi secara adil berdasarkan hukum dan ketentuan-ketentuan yang ada. Selanjutnya Presiden mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk mengembalikan ketenangan lahir dan bathin, kembali rukun, bersatu dan menjauhkan rasa dendam.(AFR)



[1] Dikutip dari buku “Jejak Langkah Pak Harto 27 Maret 1973-23 Maret 1978”, hal 497. Buku ini ditulis oleh Team Dokumentasi Presiden RI, Editor: G. Dwipayana & Nazarudin Sjamsuddin dan diterbitkan PT. Citra Kharisma Bunda Jakarta, Tahun 2003.

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.