1976-02-24 Presiden Soeharto: KTT ASEAN Tonggak Baru Bangsa-Bangsa Asia Tenggara

Presiden Soeharto: KTT ASEAN Tonggak Baru Bangsa-Bangsa Asia Tenggara[1]

SELASA, 24 FEBRUARI 1976, Setelah bersidang selama dua hari, KTT ASEAN hari ini berhasil menyepakati beberapa pokok kesepakatan yang akan melandasi kerjasama bangsa-bangsa yang tergabung didalamnya. Kerjasama yang disepakati itu meliputi bidang politik, ekonomi, sosial, dan kebudayaan, serta mengenai perlengkapan organisasi. Masalah keamanan telah dibahas pula didalam persidangan, akan tetapi disepakati bahwa pelaksanaan kerjasama dalam bidang keamanan dapat diadakan oleh negara-negara anggota ASEAN, tetapi tidak atas nama ASEAN, melainkan atas dasar bilateral saja.

Malam ini, sebagai pimpinan sidang, Presiden Soeharto menutup KTT ASEAN. Dalam pidato penutupannya, Kepala Negara antara lain mengatakan bahwa dokumen kesepakatan yang dihasilkan oleh KTT itu bukan hanya merupakan lembaran-lembaran kertas bertulis belaka, tetapi merupakan pula semangat yang menyala dan memberi kekuatan hidup serta bimbingan bagi bangsa-bangsa ASEAN untuk menuju ke masa depan Dengan demikian kita telah bersepakat untuk menentukan cara-cara yang kita anggap baik untuk ditempuh dalam menyelesaikan masalah-masalah diantara kita. Menurut Presiden, ini merupakan keputusan yang realistis dan bijaksana.

Kepala Negara menilai pelaksanaan KTT ASEAN sebagai suatu tonggak baru dalam perjalanan sejarah perhimpunan bangsa-bangsa Asia Tenggara. Oleh karena itu ia mengatakan bahwa kita harus menyadari arti dan harapan baru yang terbuka di depan, dan untuk mencapainya kita masih harus bekerja keras. Jawaban untuk itu bagi Indonesia, katanya, ialah bahwa Indonesia siap melaksanakan apa yang telah disepakati bersama hari ini. (WNR)



[1] Dikutip langsung dari buku “Jejak Langkah Pak Harto 27 Maret 1973-23 Maret 1978”, hal 338. Buku ini ditulis oleh Team Dokumentasi Presiden RI, Editor: G. Dwipayana & Nazarudin Sjamsuddin dan diterbitkan PT. Citra Kharisma Bunda Jakarta Tahun 2003

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.