1976-01-12 Presiden Soeharto Buka Seminar Internasional Hubungan Indonesia-Timur Tengah

Presiden Soeharto Buka Seminar Internasional Hubungan Indonesia-Timur Tengah [1]

 

SENIN, 12 JANUARI 1976 Pukul 10;00 pagi ini Presiden Soeharto, dalam suatu upacara di Bina Graha, membuka Seminar Internasional tentang Hubungan Indonesia-Timur Tengah. Seminar yang akan berlangsung sampai tanggal 16 Januari itu diselenggarakan oleh Lembaga Studi Ilmu-ilmu Kemasyarakatan dari Yayasan Bhinneka Tunggal Ika yang dipimpin oleh Drs. HM Sonhadji.

Dalam amanatnya, Kepala Negara mengatakan bahwa Indonesia dan Timur Tengah dapat menjalin kerjasama yang lebih erat dan saling melengkapi dalam pengembangan ekonomi masing-masing. Hal ini dimungkinkan oleh adanya berbagai lapangan kegiatan yang terbuka lebar untuk digarap bersama, seperti.dalam bidang perdagangan. Ditandaskannya bahwa dengan kerjasama yang demikian selain berarti kita berusaha menolong diri sendiri, kita juga ikut membantu memecahkan persoalan-persoalan besar yang dihadapi dunia dewasa ini.

Namun diingatkannya bahwa gagasan untuk meningkatkan kerjasama antar regional ini sudah tentu harus mempunyai dasar yang rasional, yaitu demi tercapainya efisiensi dalam pengelolaannya. Ia juga mengungkapkan keyakinannya bahwa hubungan antara Indonesia dan Timur Tengah telah memiliki landasan yang kokoh, yaitu karena telah adanya hubungan­ hubungan spiritual dan sejarah di masa silam. Demikian antara. lain dikatakan oleh Presiden·Soeharto. (AFR)

[1] Dikutip langsung dari buku “Jejak Langkah Pak Harto 27 Maret 1973-23 Maret 1978”, hal 325-326. Buku ini ditulis oleh Team Dokumentasi Presiden RI, Editor: G. Dwipayana & Nazarudin Sjamsuddin dan diterbitkan PT. Citra Kharisma Bunda Jakarta Tahun 2003

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.