1975-11-12 Usai Menghadap Presiden Soeharto, Bupati Belu: Pengiriman Bantuan Kemanusiaan Untuk Timor Portugis Terkendala Geografis

Usai Menghadap Presiden Soeharto, Bupati Belu: Pengiriman Bantuan Kemanusiaan Untuk Timor Portugis Terkendala Geografis

RABU, 12 NOVEMBER 1975 Hari ini Kepala Negara juga menerima Bupati/Kepala Daerah Tingkat II Belu, Ketua DPRD Tingkat II Belu, dan Direktur Jenderal Bimas Katolik, Djoko Muljono. Setelah pertemuan itu, Bupati Belu, Markus Diduk, mengatakan kepada pers bahwa bantuan dari pusat sudah mencukupi; akan tetapi bantuan tersebut sering terlambat diterima oleh para pengungsi karena lokasinya yang sulit. Ditambahkan oleh Ketua DPRD Tingkat II Belu, Joseph Androda, bahwa untuk membantu meringankan penderitaan para pengungsi tersebut diperlukan biaya sebesar Rp 5 juta setiap harinya. Hingga saat ini diperkirakan bahwa jumlah pengungsi yang sudah memasuki wilayah Indonesia adalah sebanyak 35.000 orang; jumlah ini belum termasuk mereka yang mondar-mandir melintasi perbatasan. (AFR)

______________________

Dikutip dari buku “Jejak Langkah Pak Harto 27 Maret 1973-23 Maret 1978”, hal 303. Buku ini ditulis oleh Team Dokumentasi Presiden RI, Editor: G. Dwipayana & Nazarudin Sjamsuddin dan diterbitkan PT. Citra Kharisma Bunda Jakarta, Tahun 2003

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.