1976-08-04 Presiden Soeharto Resmikan 19 Pabrik Tekstil di Jabar

Presiden Soeharto Resmikan 19 Pabrik Tekstil di Jabar[1]

RABU, 04 AGUSTUS 1976. Sembilan belas pabrik tekstil yang tersebar di daerah Jawa Barat diresmikan oleh Presiden Soeharto pagi ini di Tangerang. Pabrik-pabrik tersebut dibangun dalam rangka PMA dan PMDN, sembilan diantaranya terletak di Tangerang, tiga di Bogor, dua di Bandung, tiga di Purwakerta, dan masing-masing sebuah di Bekasi dan Sumedang. Pabrik-pabrik yang dibangun oleh PMDN bernilai Rp. 37,1 milyar, sedangkan dana yang diinvestasikan oleh PMA berjumlah US$320 juta.

Upacara peresmian kesembilan belas pabrik tersebut berlangsung secara simbolis di lokasi pabrik tekstil PT Kuraray Manunggal Fibre Industries di Cikokol, Tangerang. Dalam sambutannya, Kepala Negara antara lain mengatakan bahwa Pemerintah akan terus mendorong dan melindungi industri dalam negeri. Dikatakannya bahwa pemberantasan penyelundupan yang sekarang dengan keras dilakukan Pemerintah antara lain bertujuan untuk melindungi industri dalam negeri. Namun demikian ia meminta agar industri dalam negeri menunjang seluruh tujuan dan sasaran pembangunan kita.

Permintaan yang sama juga ditujukannya kepada investor asing. Kepala Negara menganggap hal itu adalah wajar, sebab penanam-penanam modal asing  juga mendapat keuntungan yang layak. Salah satu hal yang dimintanya agar diperhatikan mereka adalam proses Indonesianisasi yang hendaknya dapat berjalan sesuai dengan peraturan yang berlaku. Indonesianisasi itu meliputi baik pengindonesiaan tenaga kerjanya maupun pengindonesiaan pemiliknya. (AFR).



[1] Dikutip dari buku “Jejak Langkah Pak Harto 27 Maret 1973-23 Maret 1978”, hal 383. Buku ini ditulis oleh Team Dokumentasi Presiden RI, Editor: G. Dwipayana & Nazarudin Sjamsuddin dan diterbitkan PT. Citra Kharisma Bunda Jakarta, Tahun 2003.

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.