1975-07-07 Presiden Soeharto-PM Takeo Miki Tandatangani Proyek Asahan

Presiden Soeharto-PM Takeo Miki Tandatangani Proyek Asahan[1]

SENIN, 07 Juli 1975, Di Tokyo hari ini Presiden Soeharto mengadakan pembicaraan dengan Perdana menteri Jepang, Takeo Miki. Dalam pertemuan yang dihadiri oleh Menteri Luar Negeri Adam Malik dan Menteri Negara Ekuin Widjoyo Nitisastro telah dibahas hubungan ekonomi dan perdagangan antara kedua negara. Selain itu telah pula dibicarakan perkembangan yang terjadi di Asia Tenggara setelah usainya perang Vietnam.

Selesai pembicaraan, Presiden Soeharto dan PM Takeo Miki menandatangai persetujuan tentang proyek Asahan Sumatera Utara. Persetujuan itu menyatakan bahwa Pihak Jepang menyediakan dana sebesar US$833 juta untuk membangun sebuah pabrik peleburan aluminium yang akan memanfaatkan sebagian besar produk listrik yang dihasilkan oleh PLTA yang akan dibangun di ASAHAN. Juga disepakati dalam persetujuan tersebut bahwa pemerintah Indonesia akan menyediakan dana sebesar 10% dari seluruh biaya proyek. (AFR).



[1] Dikutip dari buku “Jejak Langkah Pak Harto 27 Maret 1973-23 Maret 1978“, hal 265-266. Buku ini ditulis oleh Team Dokumentasi Presiden RI, Editor: G. Dwipayana & Nazarudin Sjamsuddin, diterbitkan PT. Citra Kharisma Bunda Jakarta tahun 2003.

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.