1975-02-15 Hadiri Dies Natalis UI, Presiden Soeharto: Kebebasan Untuk Lahirkan Kreativitas Pembangunan

Hadiri Dies Natalis UI, Presiden Soeharto: Kebebasan Untuk Lahirkan Kreativitas Pembangunan[1]

SABTU, 15 FEBRUARI 1975, Presiden dan Ibu Soeharto hari ini menghadiri acara Dies Natalis ke-25 Universitas Indonesia yang diadakan di Balai Sidang, Jakarta. Dalam amanatnya, Kepala Negara mengatakan bahwa dengan dimasukkannya Pancasila dan UUD 1945 dalam kurikulum setiap fakultas bukan dimaksudkan untuk menghilangkan obyektifitas dan kebenaran ilmiah dari universitas, melainkan untuk menjadikan mahasiswa sebagai sarjana yang dapat menyumbangkan pikiran dan tenaga bagi pembangunan. Presiden menambahkan bahwa tugas penting dunia universitas adalah untuk mengadakan penelitian ilmiah atas pelaksanaan konsep-konsep ekonomi, politik, sosial, dan pembangunan Indonesia menurut cita-cita bangsa Indonesia sendiri. Sesuai dengan ajaran Pancasila, kebebasan perlu dikembangkan, akan tetapi kebebasan itu diperlukan untuk melahirkan kreatifitas yang dibutuhkan dalam pembangunan.

Ditegaskan oleh Kepala Negara bahwa ia merasa perlu mengingatkan hal itu sehubungan dengan terjadinya Peristiwa Malari yang telah membawa kemelut hitam di negara kita. Dikatakannya, Pemerintah telah mengambil tindakan represif dan preventif, oleh sebab itu janganlah hendaknya kebijaksanaan tersebut dianggap sebagai tekanan atau pembatasan terhadap kebebasan yang mendorong kreatifitas. Justru untuk mengarahkan pembangunan dan untuk menjamin lurusnya jalan pembangunan seperti yang dikehendaki Pembukaan UUD 1945 dan GBHN, maka kebebasan, kreatifitas dan kritik sangat diperlukan. Demikian ditegaskan oleh Presiden.

(WNR)



[1] Dikutip langsung dari buku “Jejak Langkah Pak Harto 27 Maret 1973-23 Maret 1978”, hal 213. Buku ini ditulis oleh Team Dokumentasi Presiden RI, Editor: G. Dwipayana & Nazarudin Sjamsuddin dan diterbitkan PT. Citra Kharisma Bunda Jakarta Tahun 2003

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.