1974-10-01 Presiden Soeharto Sambut Shah Iran

Presiden Soeharto Sambut Shah Iran[1]

 

SELASA, 1 OKTOBER 1974 Presiden dan Ibu Soeharto sore ini menyambut kedatangan Shah Iran, Mohammad Reza Pahlevi, dan Ratu Farah Diba di pelabuhan udara internasional Halim Perdanakusuma. Mendarat pada pukul 15.35, Shah dan Ratu Iran mengadakan kunjungan kenegaraan singkat di Indonesia; Shah dan rombongan akan meninggalkan Indonesia besok pagi pukul 10.15. Sore ini, pada jam 17.15, Shah dan Ratu Iran mengadakan kunjungan kehormatan kepada Presiden dan Ibu Soeharto di Istana Merdeka.

Malam ini di Istana Negara, Presiden Soeharto menyelenggarakan jamuan makan kenegaraan untuk menghormat kunjungan pemimpin Iran. Acara makan malam ini kemudian diteruskan dengan pertunjukan kesenian Indonesia. Tarian-tarian yang dipertunjukkan malam ini berhasil memukau Shah Iran dan Ratu Pahlevi beserta rombongan mereka.

Dalam pidato pada acara makan malam ini, Presiden Soeharto menyambut hangat kunjungan Shah Iran di Indonesia, yang merupakan kunjungannya yang pertama di negeri ini. Dikatakan oleh Kepala Negara bahwa kunjungan Shah Iran merupakan tonggak sejarah baru bagi hubungan antara kedua bangsa dan negara.

Sementara itu, dalam pidato balasannya, Shah Iran mengatakan bahwa kemakmuran adalah sangat penting bagi perdamaian dan saling pengertian di dunia. Oleh sebab itu ia menyambut baik pembangunan yang sedang dilakukan Indonesia di bawah pimpinan Presiden Soeharto. (AFR)



[1] Dikutip dari buku “Jejak Langkah Pak Harto 27 Maret 1973-23 Maret 1978”, hal 163. Buku ini ditulis oleh Team Dokumentasi Presiden RI, Editor: G. Dwipayana & Nazarudin Sjamsuddin dan diterbitkan PT. Citra Kharisma Bunda Jakarta, Tahun 2003.

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.