1974-09-06 Presiden Soeharto-PM Gough Whitlam Lanjutkan Pembicaraan di Wonosobo

Presiden Soeharto-PM Gough Whitlam Lanjutkan Pembicaraan di Wonosobo

Bicarakan Masa Depan Cocos, Christmas, Timor Portugis, Sabah, Vietnam dan Khmer [1]

 

JUM’AT, 6 SEPTEMBER 1974 Pembicaraan antara Presiden Soeharto dan PM Whitlam yang berlangsung kemarin di Yogyakarta, dilanjutkan hari ini di Wonosobo, Jawa Tengah. Pokok permasalahan yang disinggung dalam pembicaraan tidak resmi hari ini adalah lebih luas daripada pertemuan kemarin. Kedua pemimpin menyinggung banyak hal yang menyangkut hubungan bilateral antara kedua negara, disamping memaparkan pandangan dan posisi masing-masing negara dalam masalah regional dan internasional.

Menyangkut hubungan bilateral, kedua pemimpin telah membahas masalah kerjasama dalam bidang ekonomi dan politik. Dalam bidang ekonomi, telah dibicarakan tentang cara-cara untuk dapat lebih memanfaatkan bantuan dan kerjasama ekonomi yang diberikan oleh Australia, terutama yang telah disetujui. Di bidang politik , telah dibahas persoalan masa depan Kepulauan Cocos dan Christmas yang dikuasai Australia, tetapi terletak di Samudera Indonesia, serta Timor Portugis. Masalah Pulau Cocos dan Christmas menjadi persoalan karena ada suara­suara bahwa Australia akan melepaskan kekuasaannya atas kepulauan itu. Persoalan regional yang dibicarakan adalah sengketa antara Malaysia dan Filipina mengenai Sabah, disamping masalah Vietnam dan Khmer. (AFR)



[1] Dikutip dari buku “Jejak Langkah Pak Harto 27 Maret 1973-23 Maret 1978”, hal 155-156. Buku ini ditulis oleh Team Dokumentasi Presiden RI, Editor: G. Dwipayana & Nazarudin Sjamsuddin dan diterbitkan PT. Citra Kharisma Bunda Jakarta, Tahun 2003.

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.