1972-06-06 Presiden Soeharto Menerima Kunjungan PM Australia William McMahon

Presiden Soeharto Menerima Kunjungan PM Australia William McMahon[1]

SELASA, 6 JUNI 1972 Di Istana Merdeka pagi ini berlangsung perundingan antara Presiden Soeharto dengan PM Australia William McMahon. Masalah yang dibicarakan terutama menyangkut hubungan bilateral kedua negara, disamping masalah-masalah internasional, seperti kunjungan Presiden Nixon ke Moskow, dan kunjungan Presiden Soeharto ke Jepang baru-baru ini. PM McMahon tiba di Jakarta kemarin sore untuk kunjungan resmi selama tiga hari.

Untuk menghormati tamunya itu, malam ini bertempat di Istana Negara, Presiden Soeharto menyelenggarakan jamuan makan dan acara kesenian. Dalam pidatonya pada jamuan makan malam ini Presiden antara lain mengharapkan agar kunjungan PM McMahon tidak hanya memperkuat landasan persahabatan dan kerjasama Indonesia dan Australia, tetapi juga menjadi sumbangan bagi stabilitas dan kemajuan kawasan ini. Tentang hubungan yang erat antara kedua negara, dikatakan oleh Presiden bukan sekadar karena letak geografis, melainkan juga karena kesadaran untuk mengatasi masalah-masalah bersama demi kepentingan bersama. Kesadaran demikian sepantasnya dipupuk bersama, teristimewa oleh bangsa-bangsa di kawasan Asia-Pasifik, sehingga kita dapat melaksanakan pembangunan masa depan yang penuh dengan kesejahteraan dan keadilan.

Sementara itu dalam sambutannya, PM McMahon mengatakan bahwa baik Indonesia maupun Australia tidak menginginkan adanya sesuatu persekutuan militer di antara kedua negara. Meskipun demikian banyak yang dapat diberikan Australia sebagai bantuan kepada Indonesia. Dalam hubungan ini ia mengemukakan bahwa negaranya akan memberikan pesawat-pesawat jet Sabre beserta perlengkapannya, disamping mendidik pilot-pilot dan teknisi Indonesia. (WNR)



[1] Dikutip langsung dari buku “Jejak Langkah Pak Harto 28 Maret 1968-23 Maret 1973”, hal 444. Buku ini ditulis oleh Team Dokumentasi Presiden RI, Editor: G. Dwipayana & Nazarudin Sjamsuddin dan diterbitkan PT. Citra Kharisma Bunda Jakarta Tahun 2003

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.