1971-10-09 Presiden Soeharto Menerima Sjekh Al-Azhar

Presiden Soeharto Menerima Sjekh Al-Azhar[1]

 

SABTU, 9 OKTOBER 1971 Sjekh Al-Azhar Prof. Moh. Al-Fahham yang disertai oleh dua orang alim ulama dan seorang qari dari Republik Persatuan Arab hari ini diterima oleh Presiden Soeharto di Istana Merdeka. Mereka diantar oleh Menteri Agama Mukti Ali dan Duta Besar RPA di Jakarta, Ali Sawky El-Hadidy. Presiden Soeharto menjelaskan kepada para tamunya tentang masalah dakwah Islam, dimana Indonesia menghadapi kekurangan dana. Dijelaskan oleh Presiden bahwa untuk mengatasi kekurangan itu, ia mengumpulkan dana dari zakat dan subsidi haji, yang kemudian semuanya dikembalikan lagi kepada umat Islam dalam bentuk bantuan untuk kegiatan-kegiatan dakwah, disamping perbaikan masjid, madrasah dan lain-lain. (AFR).



[1] Dikutip dari buku “Jejak Langkah Pak Harto 28 Maret 1968-23 Maret 1973”, hal 375. Buku ini ditulis oleh Team Dokumentasi Presiden RI, Editor: G. Dwipayana & Nazarudin Sjamsuddin dan diterbitkan PT. Citra Kharisma Bunda Jakarta Tahun 2003.

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.