1971-08-17 Presiden Soeharto: Pembangunan Perlu Imu, Pengabdian dan Keahlian

Presiden Soeharto: Pembangunan Perlu Imu, Pengabdian dan Keahlian[1]

SELASA, 17 AGUSTUS 1971, Upacara peringatan kemerdekaan RI yang ke-26 dilaksanakan di Istana Merdeka, Jakarta, dimana Presiden Soeharto bertindak sebagai Inspektur Upacara. Upacara yang khidmat ini dihadiri oleh Ibu Tien Soeharto, pejabat-pejabat pemerintahan, perwakilan-perwakilan negara sahabat dan para undangan lainnya.

Upacara penurunan sangsaka Merah Putih di Istana Merdeka, sore ini dimeriahkan dengan aubade yang diikuti oleh 6.000 pelajar ibukota. Dalam amanatnya kepada para pelajar tersebut, Presiden Soeharto menyerukan agar mereka yang merupakan pemuda dan pemudi Indonesia supaya rajin menuntut ilmu, terutama dalam bidang ketrampilan dan teknologi, yang sangat dibutuhkan negara sebagai syarat yang penting dalam pembangunan. Mereka diingatkan oleh Presiden bahwa sangat salah jika orang belajar untuk mengejar gelar saja, karena yang dibutuhkan negara untuk pembangunan bukanlah sekedar gelar belaka, melainkan ilmu, pengabdian dan keahlian. (AFR).



[1] Dikutip langsung dari buku “Jejak Langkah Pak Harto 28 Maret 1968-23 Maret 1973”, hal 357. Buku ini ditulis oleh Team Dokumentasi Presiden RI, Editor: G. Dwipayana & Nazarudin Sjamsuddin dan diterbitkan PT. Citra Kharisma Bunda Jakarta Tahun 2003.

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.